MEGAPOLITAN

Berkunjung ke Lapangan Banteng, Ahok Ngaku Punya Banyak Kenangan

MONITOR, Jakarta – Mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok untuk pertama kalinya berkunjung ke Lapangan Banteng, Jakarta Pusat setelah direvitalisasi. Ia merasa takzim melihat hasil renovasi yang didesain oleh seorang arsitek bernama Gregorius Antar Awal atau akrab disapa Yori Antar.

Kunjungan Ahok itu diabadikan melalui sebuah video berdurasi sembilan menit 30 detik yang diunggah di akun YouTube ‘Panggil Saya BTP’, pada Selasa (9/7/2019). Ia terlihat mengenakan kemeja lengan panjang warna biru yang dilipat setengah tangan dan dipadukan celana bahan berwarna krem.

Memasuki Lapangan Banteng, ia langsung diajak berswafoto dengan pengunjung yang ada di sana. Setelah melayani mereka, Ahok langsung teringat kalau revitalisasi itu memakai dana dari kompensasi koefisien lantai bangunan (KLB), tanpa membebankan APBD DKI sepeserpun.

“Kondisinya udah bagus. Dulu kan ini pakai biaya kompensasi dari pengembang untuk KLB,” kata Ahok dalam video itu.

Menurut dia, dengan adanya revitalisasi itu menghilangkan kesan Lapangan Banteng yang dahulu terlihat menyeramkan. Kini, wisatawan ketika ke Ibukota tak hanya berkunjung ke Monas, melainkan bakal menghampiri tempat bersejarah tersebut.

“Dan yang paling penting patung pembebasan Irian Baratnya nonjol. Dulu mungkin banyak orang enggak pernah memperhatikan. Saya kira ini bagus dan konsepnya bagus bgt,” ujarnya.

Mantan bupati Belitung Timur itu terus melangkahkan kakinya ke sebuah tulisan yang isinya sebuah pernyataan Presiden RI ke-1 Soekarno, yang menceritakan asal muasal berdirinya patung Pembebasan Irian Barat tersebut.

Ia mengimbau kepada seluruh penerus bangsa untuk terus mempertahankan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) dari ancaman oknum yang ingin memecah belah Tanah Air.

“Semangat mempertahankan NKRI itu harus ada. Enggak ada sejengkal tanah kita pun diambil orang. Kalau mau ngambil, pasti kita sikat,” pungkasnya.

Recent Posts

Kementerian, TNI, dan Polri Kumpul Bahas Penguatan Moderasi Beragama

MONITOR, Jakarta - Sejumlah kementerian dan lembaga negara hari ini, Kamis (5/2/2026), berkumpul di Jakarta…

1 jam yang lalu

Kemenhaj Wajibkan Petugas Haji Isi Penilaian Kinerja Harian

MONITOR, Jakarta - Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) memperkuat pengawasan melekat terhadap petugas haji dalam…

6 jam yang lalu

Koalisi Sipil Kecam Komitmen Rp16,7 T ke Board of Peace: Pemborosan Serius dan Tidak Masuk Akal

MONITOR, Jakarta - Keputusan Presiden Prabowo Subianto menandatangani Piagam Board of Peace (BOP) dan membawa…

6 jam yang lalu

Izzuddin Syarif Siap Nahkodai GP Ansor Lumajang

MONITOR, Lumajang - Dinamika menjelang Konferensi Cabang (Konfercab) XVI Gerakan Pemuda Ansor Kabupaten Lumajang kian…

8 jam yang lalu

Karbon Biru jadi Kunci Indonesia Emas, Prof. Rokhmin: Terancam Gagal Tanpa Tata Kelola Kuat

MONITOR, Jakarta - Potensi karbon biru (blue carbon) Indonesia dinilai sebagai salah satu aset strategis…

8 jam yang lalu

Pemerintah: Perkawinan Anak Adalah Tindak Pidana Kekerasan Seksual!

MONITOR, Jakarta - Praktik perkawinan anak telah dikategorikan sebagai tindak pidana kekerasan seksual sebagaimana diatur…

11 jam yang lalu