Ketua Presidium IPW Neta S. Pane
MONITOR, Jakarta – Ketua Presidium Ind Police Watch (IPW) Neta Pane meminta Panitia Seleksi Capim KPK harus bekerja keras mampu melahirkan pimpinan atau komisioner KPK yang mampu mengkonsolidasikan dan menjadikan lembaga anti rasuha itu tidak tebang pilih dalam memberantas korupsi.
Terlebih, banyaknya anggota Polri dan jaksa yang ikut dalam seleksi Capim KPK serta banyaknya pihak pihak yang memprotes keikutsertaan polisi dan jaksa itu. Neta pun meminta agar Pansel merujuk pada UU atau ketentuan yg ada agar tidak salah kaprah.
“Jika tidak ada UU yg melarang calon dari polri maupun jaksa dan karyawan KPK untuk ikut seleksi capim KPK tentunya siapa pun tidak berhak untuk melarang,” kata Neta Pane, Sabtu (6/7).
IPW berharap banyak agar Pansel bekerja keras untuk melakukan seleksi terhadap para capim dengan sungguh-sungguh.
“Ditangan Pansel lah sesungguhnya masa depan KPK berada. Di tangan Pansellah nasib pemberantasan korupsi di negeri ini akan seperti apa ke depannya,” tambahnya.
Untuk itu, IPW berharap Pansel membuat kesepakatan bahwa petahana pimpinan KPK yang ikut lagi dalam seleksi sebaiknya dicoret atau tidak diloloskan untuk periode kedua.
“Ada dua alasan, pertama belum pernah ada sejarahnya pimpinan KPK menjabat dua periode. Kedua, dalam periode sebelumnya mereka bisa dianggap gagal karena terjadi perseteruan atau konflik yang tajam di jajaran penyidik KPK,” terang Neta.
MONITOR, Jakarta - Ketua Indonesia Police Watch (IPW), Sugeng Teguh Santoso, menilai perubahan ketiga atas…
MONITOR, Makkah - Kementerian Haji dan Umrah Republik Indonesia melalui Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH)…
MONITOR, Jakarta – Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) meluncurkan Bursa Wirausaha Unggulan sebagai…
MONITOR, Jakarta — Wakil Menteri Ketenagakerjaan (Wamenaker) Afriansyah Noor menegaskan bahwa Lembaga Kerja Sama (LKS)…
MONITOR, Jakarta - Koalisi Sipil Masyarakat Anti Korupsi (KOSMAK) melaporkan dugaan rekening bernilai lebih dari…
MONITOR, Jakarta – Kementerian Pertanian (Kementan) terus memperkuat langkah perlindungan terhadap peternak ayam petelur menyusul…