BERITA

Jatah Kursi Menteri Berpolemik, PKB: Jangan Terlalu Serius

MONITOR, Jakarta – Ketua DPP Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Abdul Kadir Karding mengatakan bahwa terkait ‘jatah’ posisi menteri dalam kabinet pemerintahan Jokowi-Ma’ruf sepenuhnya merupakan kewenangan presiden. Hal itu menanggapi polemik saling klaim jatah kursi menteri yang terjadi antar partai politik (Parpol) pendukung.

“Kalau soal menteri itu adalah kewenangan penuh presiden, tugas kita sebagai partai pendukung adalah mendukung dan mengawal sampai dia (Jokowi) jadi,” kata Karding kepada wartawan di Komplek Parlemen, Senayan, Jumat (5/7).

Pun demikian, ia menyakini jika dalam pembagian kursi menteri, presiden akan bersikap proporsional kepada semua Parpol pendukung.

“Pak Jokowi pasti kalau pemilihan menterinya berdasarkan pada misalnya jatah-jatah seperti itu, tentu akan proporsional,” ujarnya.

“Jadi menurut saya itu hanya wacana-wacana aja, ga usah terlalu diganggapi terlalu serius. Kan tidak mungkin PDIP lebih sedikit dari PPP tidak mungkin atau sebaliknya kan tidak mungkin,”tambah dia.

Yang terpenting, sambung Karding, para kandidat pembantu presiden nantinya dapat memenuhi kriteria yang dibutuhkan presiden dalam rangka menompang kinerja pemerintahan lima tahun ke depan.

“Pak Jokowi sudah menyatakan, dia pengennya menteri yang cepat, menteri yang eksekutor yang mempunyai kepemimpinan kuat dan manajerial, bagus dan beliau inginnya juga banyak anak-anak muda hari ini,” ucapnya.

“Kita tunggu saja seperti apa nanti apakah mereka ini berasal dari partai atau non partai,” pungkas anggota komisi III DPR RI itu.

Sebelumnya diberitakan, Partai Nasdem sempat berang, ketika PKB memunculkan permintaan jatah kursi menteri di pemerintahan Jokowi-Ma’ruf hingga 10 kursi.

Menurut Nasdem, bila diukur dari perolehan suara di Pemilu 2019, maka sudah sepantasnya partai bentukan Surya Paloh itu mendapat kursi menteri lebih banyak dibandingkan partai pimpinan Muhaimin Iskandar (Cak Imin) tersebut.

Bahkan, PDI Perjuangan pun sempat berhitung soal permintaan jatah kursi menteri yang diajukan PKB, Ketua DPP PDI Perjuangan, Hendrawan Supratikno pun berkelekar bahwa partainya akan minta berapa?.

Recent Posts

OASE III PTKIN 2026 Berakhir Gemilang: Bukti Kampus Islam Siap Bersaing di Kancah Sains dan Teknologi Global

MONITOR, YOGYAKARTA — Ajang bergengsi Olimpiade Agama, Sains, dan Riset Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri…

14 jam yang lalu

Belajar dari Kampus Peringkat Kedua Nasional THE, PTKIS Perkuat Sistem Penjaminan Mutu Internal

LPM UIN Sunan Kalijaga Berbagi Strategi Implementasi SPMI Berdasarkan Permendiktisaintek Nomor 10 Tahun 2026 MONITOR,…

1 hari yang lalu

Soroti 7 Persoalan Tata Kelola, Rokhmin Dahuri Dorong Reformasi Cagar Biosfer Indonesia

MONITOR, Wakatobi - Pengakuan UNESCO terhadap suatu kawasan sebagai cagar biosfer tidak otomatis menjamin keberhasilan…

1 hari yang lalu

Hasil Ubinan BPS, Panen Padi di Cirebon Tembus 9,2 Ton per Hektare berkat Aplikasi Pureplant

MONITOR, Cirebon - Hasil panen padi petani di Blok Makam Kidul, Desa Ujunggebang, Kecamatan Susukan…

2 hari yang lalu

Stafsus Menag Sambangi Ponpes Hamalatul Qur’an Sukoharjo, Tawarkan Trauma Healing untuk Santri

MONITOR, Sukoharjo – Kementerian Agama (Kemenag) RI menegaskan komitmennya untuk hadir memberikan pelayanan, pembinaan, dan…

3 hari yang lalu

OASE III PTKIN 2026 Resmi Dibuka Menag, Dorong Integrasi Sains dan Nilai Agama

MONITOR, Yogyakarta - Ajang Olimpiade Agama, Sains, dan Riset (OASE) III Perguruan Tinggi Keagamaan Islam…

3 hari yang lalu