Tiba di Manado, Jokowi Dapat Laporan Jumlah Turis Asing Membeludak

1929

MONITOR, Manado – Presiden Joko Widodo hari ini bertolak ke Provinsi Sulawesi Utara (Sulut), Kamis (4/7) pagi. Dalam kunjungannya, mantan Gubernur DKI Jakarta itu meninjau infrastruktur yang menjadi pendukung pariwisata di provinsi tersebut.

Setibanya di terminal Sam Ratulangi, Jokowi mendapati laporan bahwa bandara tersebut sudah tak cukup lagi menampung turis yang ingin berkunjung ke Manado. Runway-nya pun masih kurang panjang untuk pesawat berbadan lebar.

Dari laporan yang diterima, beberapa tahun belakangan ada peningkatan penerbangan untuk para wisatawan asing yang ingin ke Manado. Jokowi mengatakan, kedepan akan turut meningkatkan penerbangan internasional serta menjadi cikal bakal pertumbuhan pariwisata.

Dikutip dari siaran pers Kementerian Pariwisata, sektor pariwisata di Sulut mampu mendorong pertumbuhan kinerja pariwisata hingga 600 persen dalam empat tahun terakhir.

Untuk jumlah wisatawan mancanegara (wisman) yang berkunjung ke Sulut sendiri, utamanya ke Manado dan Bitung pada 2015 sebanyak 20 ribu, lalu tahun 2016 meningkat menjadi 40 ribu atau dua kali lipat. Selanjutnya pada 2017 sebanyak 80 ribu, dan tahun 2018 meningkat menjadi 120 ribu.

“Dalam 4 tahun kunjungan wisman ke Sulut meningkat 6 kali lipat. Begitu juga pergerakan wisatawan Nusantara (wisnus) dari sekitar 2 juta menjadi 4 juta atau dua kali lipat, 200 persen, padahal di daerah lain hanya sekitar 5 sampai 10 persen,” kata Arief Yahya dalam siaran pers Kementerian Pariwisata.