Mantan Ketua Umum PP Pemuda Muhammadiyah Dahnil Anzar Simanjuntak usai pemeriksaan di Mabes Polri
MONITOR, Jakarta – Wacana rekonsiliasi antara Joko Widodo dengan Prabowo Subianto terus berhembus kencang. Banyak kalangan yang memiliki harapan jika wacana tersebut terealisasi.
Tak terkecuali Dahnil Anzar Simanjuntak. Eks Koordinator Jubir BPN Prabowo-Sandi ini mengatakan dirinya memiliki beberapa masukan apabila wacana rekonsiliasi politik akan dilaksanakan.
Pertama, kata Dahnil, harus ada kesepatakan untuk memulangkan kembali Imam besar FPI Rizieq Syihab ke Indonesia. Kedua, ia meminta agar pemerintah menghentikan upaya kriminalisasi terhadap kelompok yang bertentangan.
Selanjutnya, Aktivis Muhammadiyah ini meminta agar semua elemen bangsa saling memaafkan kesalahan di masa lampau.
“Ini pandangan pribadi saya, bila narasi rekonsiliasi politik mau digunakan, agaknya yang paling tepat beri kesempatan kepada Habib Rizieq kembali ke Indonesia, stop upaya kriminalisasi, semuanya saling memaafkan,” ujar Dahnil Anzar, Kamis (4/7).
Selain itu, mantan Ketua Umum PP Pemuda Muhammadiyah ini meminta jangan ada lagi narasi negatif atau stigma radikalis terhadap kelompok tertentu.
“Kita bangun toleransi yang otentik, stop narasi-narasi stigmatisasi radikalis dan lain-lain,” imbuhnya.
MONITOR, Jakarta - Kementerian Agama (Kemenag) terus mempersiapkan pembentukan Direktorat Jenderal (Ditjen) Pesantren. Ini akan…
MONITOR, Jakarta - Konfederasi Serikat Pekerja Nusantara (KSPN) menyatakan sikap kritis terhadap kebijakan PT Agrinas…
MONITOR, Jakarta - Menteri Perdagangan Budi Santoso menegaskan peran strategis Sistem Resi Gudang (SRG) dalam…
MONITOR, Jakarta - Pelaksanaan Uji Pengetahuan (UP) Pendidikan Profesi Guru (PPG) Dalam Jabatan Angkatan 4…
MONITOR, Jakarta - Pemerintah memastikan pelaksanaan pembiayaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2026 berjalan…
MONITOR, Jakarta - Pusat Pembiayaan Pendidikan Agama dan Pendidikan Keagamaan (Puspenma) menggandeng Pusat Studi Pengukuran…