Kemendes PDTT

Kemendes apresiasi Banyuwangi dalam mengembangkan wisata desa

MONITOR, Banyuwangi – Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Kemendes PDTT) melalui Biro Perencananaan Sekretariat Jenderal Kemendes PDTT, khususnya Unit Kerja Pengembangan Inovasi Desa dan Pengelolaan Pembangunan Desa (UKPID-P2D) mengadakan Rapat Koordinasi yang membahas mengenai Penguatan Ekonomi Desa melalui Pengembangan Desa Wisata di El Royal Hotel Banyuwangi, Rabu (26/6).

Dalam rapat koordinasi tersebut Staf ahli Menteri Bidang Pengembangan Ekonomi Lokal Kemendes PDTT Ekatmawati mengatakan saat ini pariwisata di Indonesia sedang booming, banyak daerah yang tadinya tidak disangka bisa menjadi daerah wisata kemudian berubah menjadi tempat wisata yang terkenal.

“Karena itulah rapat koordinasi ini menjadi penting untuk mencari dan menggali potensi wisata yang ada di desa di Indonesia yang jumlahnya mencapai angka lebih dari 70 ribu desa,” katanya.

Lebih lanjut, Ekatmawati mengatakan bahwa pembangunan desa termasuk di dalamnya sektor wisata juga dilatar belakangi Nawacita ke-3 yaitu membangun dari pinggiran.

“Dalam upaya pembangunan desa di sektor wisata menjadi langkah yang cukup baik untuk belajar dari Kabupaten Banyuwangi. Perlu dipelajari karena kabupaten ini bisa setenar saat ini di mana wisata yang ada di sini sudah terkenal di internasional, memiliki 99 event yang bisa dilihat di web apa saja event tersebut.  Karena itu kita ingin menggali dan belajar dari Banyuwangi,” katanya.

Ekatmawati menambahkan bahwa hasil rakor ini sangat diperlukan untuk disusun dan kemudian direkomendasikan ke menteri yang memiliki tugas terutama mengarahkan penggunaan dana desa yang juga bisa digunakan untuk apa saja termasuk di dalamnya pembangunan wisata di desa.

Dalam pengembangan sektor wisata ini, lanjut Ekatmawati, juga merupakan cara membangun kemandirian dan kesejahteraan desa. Dalam hal ini, desa harus belajar menggali dan memanfaatkan potensi yang ada di desa masing-masing.

“Kemendes nantinya akan memberi pengarahan pada desa-desa tersebut dalam memanfaatkan potensi yang ada,” katanya.

Dalam kesempatan yang sama Kepala Dinas PMD Kabupaten Banyuwangi Kusyadin mengatakan desa wisata yang ada di Banyuwangi akan sangat terbantu perkembangannya dengan diadakannya acara seperti  rapat koordinasi seperti yang diadakan Kemendes ini.

“Acara yang diadakan di Banyuwangi yang kemudian memperkenalkan desa wisata yang ada di sini juga merupakan bentuk dari implementasi pengembangan dari desa wisata. Maksudnya desa wisata yang arahnya wisata desa,”katanya.

Menurutnya, secara kelembagaan memang belum banyak desa yang menjadi desa wisata di Banyuwangi akan tetapi melihat pernik-pernik potensi wisata yang ada, banyak desa yang sudah memenuhi persyaratan sebagai desa wisata.

“Kesiapan Banyuwangi dengan sektor wisata terutama desa wisata bisa dilihat dari bandara yang ada di Banyuwangi. Bandara Banyuwangi internasional sudah lebih baik dari sebelumnya. Sudah ada penerbangan langsung dari Jakarta, Surabaya bahkan dari Kualalumpur, dan dalam waktu dekat akan dibuka penerbangan langsung dari Manado dan Makasar. Berdasar data yang ada, dalam satu hari, bandara menerima 1.000-1.200 orang paling tinggi 1.400 orang yang berkunjung ke Banyuwangi,” katanya.

Guna menambah pesonanya, Kabupaten Banyuwangi akan terus menambah event-event baik yang berskala nasional dan internasional yang kesemuanya akan melibatkan masyarakat desa yang notabene adalah masyarakat yang tinggal di desa wisata atau yang belum menjadi desa wisata.

“Selain itu juga, menambah wisata kuliner dan penginapan-penginapan yang ada,” katanya.

Recent Posts

Presiden Prabowo Umumkan Serangkaian Kebijakan Perlindungan Pekerja pada May Day 2026

MONITOR, Jakarta — Presiden Prabowo Subianto mengumumkan serangkaian kebijakan perlindungan pekerja dalam peringatan Hari Buruh Internasional…

11 jam yang lalu

Singgung Kecelakaan Kereta Hingga Kasus Daycare, Puan Dorong Peningkatan Perlindungan Pekerja di May Day 2026

MONITOR, Jakarta - Ketua DPR RI Puan Maharani menekankan peningkatan perlindungan pekerja di peringatan Hari…

13 jam yang lalu

Waka DPR Cucun: Aspirasi Buruh di May Day 2026 Tunjukkan Kesejahteraan Rakyat Harus Dijaga Lewat Keadilan Bagi Pekerja

MONITOR, Jakarta - Wakil Ketua DPR RI Cucun Ahmad Syamsurijal menekankan pentingnya kebijakan yang melindungi…

13 jam yang lalu

Waka DPR Cucun Soroti Sering Terjadinya Kekerasan Pada Anak di Daycare: Sistem dan Pengawasan Masih Lemah

Wakil Ketua DPR RI Cucun Ahmad Syamsurijal menyoroti sistem dan pengawasan yang lemah terhadap fasilitas…

13 jam yang lalu

Pemerintah Perkuat Perlindungan Pekerja, Permenaker 7/2026 Batasi Alih Daya

MONITOR, Jakarta - Pemerintah memperkuat perlindungan dan kepastian hukum bagi pekerja alih daya (outsourcing) melalui terbitnya…

15 jam yang lalu

Pengosongan Rumah Dinas Mabes TNI di Slipi Disebut Berjalan Tertib

MONITOR, Jakarta Barat – Markas Besar Tentara Nasional Indonesia (Mabes TNI) melaksanakan penertiban dan pengosongan 12…

15 jam yang lalu