MEGAPOLITAN

Gagal Nerobos Gedung MK, Massa Terpaksa LiveStreaming

MONITOR, Jakarta – Aparat kepolisian tadi siang menjaga ketat Gedung Mahkamah Konstitusi (MK). Akibatnya ribuan massa yang datang dari arah patung kuda tak bisa merangsek masuk.

Massa pun akhirnya memilih untuk mendengarkan hasil putusan MK LiveStreaming.

Dari pantauan MONITOR, massa aksi yang sebagian bapak dan Ibu-ibu tersebut terlihat duduk-duduk di taman dan trotoar.

Bahkan, tidak sedikit massa yang merapat ke mobil komando untuk melihat dan mendengarkan dengan jelas jalannya sidang melalui LiveStreaming yang ada di mobil komando.

Terdengar hakim MK banyak menolak putusan dalil pemohon, serentak aksi massa menyoraki putusan tersebut.

“Waduh ……waduh,” teriak massa.

Recent Posts

Rektor UID Buka PBAK 2026, Tekankan Adab, Prestasi, dan Kontribusi Mahasiswa

MONITOR, Depok - Universitas Islam Depok (UID) resmi membuka rangkaian Pengenalan Budaya Akademik dan Kemahasiswaan…

6 jam yang lalu

Menaker: Kunci Wirausaha Bukan Sekadar Dapat Pelanggan, tapi Menjaga Hubungan

MONITOR, Bandung Barat – Menteri Ketenagakerjaan (Menaker), Yassierli, mengatakan salah satu kunci keberhasilan dalam berwirausaha…

20 jam yang lalu

Kemenperin Sampaikan Duka Cita Mendalam Atas Insiden Kebakaran Pabrik di KEK Sei Mangkei

MONITOR, Jakarta - Kementerian Perindustrian menyampaikan rasa duka cita yang mendalam atas musibah kebakaran yang…

21 jam yang lalu

Majelis ASTACITA Gelar ‘Maulid Nabi dan Dzikir Kemerdekaan’ di Karawang, Gaungkan Jaga Rawat Jabar

MONITOR, Karawang — Dalam rangka memperingati hari kelahiran Nabi Muhammad SAW sekaligus merawat semangat kemerdekaan…

22 jam yang lalu

Capai 75 Ribu Pendaftar PPIH 2027 Non Nakes, Kemenhaj Gelar CAT Dua Gelombang

MONITOR, Jakarta - Lebih dari 75 ribu orang mendaftar Seleksi Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH)…

23 jam yang lalu

Partai Gelora Soroti Perubahan Data Desil DTSEN

MONITOR, Jakarta — Penerapan Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) sebagai basis tunggal penyaluran bantuan…

23 jam yang lalu