Wakil Presiden terpilih KH. Ma'ruf Amin
MONITOR, Jakarta – Menjelang putusan Mahkamah Konstitusi (MK), calon wakil presiden (cawapres) nomor urut 02, Ma’ruf Amin, meminta kepada seluruh warga nahdiyin di Tanah Air agar tak ikut-ikutan melakukan aksi unjuk rasa yang mengatasnamakan ‘Halal Bihalal Akbar 212.
“NU tidak pernah memiliki upaya-upaya aksi, NU tuh patuh, kalau sudah di MK ya kita menerima hasilnya,” kata Ma’ruf di kantor PBNU, Jakarta Pusat, Senin (24/6).
Ia meminta semua pihak untuk bersikap dewasa dalam menyikapi putusan MK tersebut. Sebab, permohonan gugatan di MK itu merupakan upaya terakhir bagi seseorang yang tak puas dengan sebuah hasil pesta demokrasi.
“Jangan ada lagi demo-demo yang sifatnya menyebabkan kerusuhan. Karena kan MK itu artinya sudah upaya terakhir untuk di dalam rangka menyelesaikan perselisihan hasil Pilpres maupun Pileg,” katanya.
Ma’ruf Amin berharap, setelah hasil MK nanti tidak ada lagi kubu 01 dan 02. Ia berharap seluruh pihak dapat menghormati keputusan itu dan bersama-sama membangun Indonesia untuk ke depannya lebih baik.
“Sesudah ini kita harus bisa bersatu kembali, tidak ada lagi fiksi-fiksi, tidak ada 01, tidak ada 02. Yang nanti terpilih jadi presiden dan wakil presiden, harus menjadi pemimpin yang baik untuk bangsa Indonesia,” pungkasnya.
PARLEMENTARIA, Jakarta - Special Mission Vehicle (SMV) di bawah Kementerian Keuangan terus memperkuat sinergi dalam program…
MONITOR, Jakarta — Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) memperkuat sinergi dengan Kongres Wanita Indonesia (Kowani) dalam upaya…
MONITOR, Jakarta - PT Jasa Marga (Persero) Tbk melalui Srikandi Jasa Marga menggelar kegiatan Inspira…
MONITOR, Jakarta - PT Jasa Marga (Persero) Tbk meraih tiga penghargaan pada ajang TOP CSR…
Oleh: Asep Rizal Murtadho* Partisipasi politik dalam proses elektoral mengandalkan keterlibatan seluruh komponen, termasuk masyarakat…
MONITOR, Jakarta – Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) berkomitmen mengawal penyelesaian perselisihan hubungan industrial dan penegakan norma…