POLITIK

Dianggap Gagal, Nelayan Relawan Jokowi bakal Gelar Rembuk cari Pengganti Menteri Susi

MONITOR, Jakarta – Jaringan Nelayan Matahari (JNM), organ underbow Jaringan Matahari, organisasi relawan yang terdaftar dalam Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo – Ma’ruf Amin bakal menggelar rembuk nasional dengan salah satu agenda adalah mencari sosok baru Menteri Kelautan dan Perikanan (MKP) menggantikan Susi.

Rencananya, acara rembuk akan dilaksanakan pada awal bulan Juli tahun ini (2019) di Jakarta. kegiatan yang bertajuk “Rembuk Nelayan Indonesia” ini akan diikuti oleh seluruh unsur perwakilan nelayan, sektor budidaya, pelaku industri perikanan, akademisi, LSM, mahasiswa serta stakeholder terkait lainnya.

Koordinator Nasional Jaringan Matahari, Sutia Budi mengatakan saat ini sektor kelautan dan perikanan di bawah kepemimpinan Menteri Susi Pudjiastuti telah gagal memberikan kontribusi bagi perekonomian khususnya dalam meningkatkan kesejahteraan nelayan.

“Bagi kami Susi Pudjiastuti telah gagal dalam memimpin KKP. Sebagai bentuk komitmen memajukan Indonesia di sektor kelautan dan perikanan, salah satu jalannya adalah mencari menteri KKP baru yang memiliki kapasitas terbaik”, Kata Sutia Budi dalam keterangan tertulisnya, Senin (17/6/2019).

Menurut Sutia Budi, kegiatan rembuk nelayan merupakan bagian dari gerakan Kawal Jokowi yang diinisiasi oleh Jaringan Matahari untuk mendukung dan mengawal kepemimpinan Joko Widodo – Ma’ruf Amin dalam mewujudkan Indonesia maju.

“Sudah tidak ada lagi 01 atau 02, seluruh pihak harus kembali bersatu untuk memajukan sektor kelautan dan perikanan di bawah kepemimpinan Joko Widodo – Ma’ruf Amin,” tegasnya.

Dalam kesempatan yang sama, Nanang Q. el-Ghazal, Sekjen Jaringan Matahari menambahkan, selain mencari pengganti Susi, agenda utama kegiatan Rembuk Nelayan Indonesia ini meliputi :

Pertama, Menyusun peta jalan pembangunan kelautan dan perikanan untuk mewujudkan Indonesia maju. Kedua, menyusun rekomendasi kebijakan dan program kelautan dan perikanan untuk pemerintahan kedepan.

Ketiga, membuat Daftar Inventarisir Masalah (DIM) atas kebijakan dan program KKP periode 2014-2019 sebagai pekerjaan rumah (PR) yang harus diselesaikan oleh KKP periode selanjutnya.

Dan keempat, menjaring aspirasi serta merumuskan kriteria dan nama-nama calon menteri KKP pengganti Susi Pudjiastuti. “Kriteria dan nama calon Menteri Kelautan dan Perikanan serta hasil dari agenda pokok Rembuk Nelayan Indonesia ini akan kami sampaikan kepada Presiden Joko Widodo”, tutup Nanang.

Sebagaimana diketahui, Organisasi Jaringan Nelayan Matahari (JNM) dalam kampanyenya mengusung slogan ” Jokowi Yes, Susi No” yang berbuah kemenangan mutlak pasangan Joko Widodo – Ma’ruf Amin di kawasan pesisir, khususnya pesisir Pantura Jawa.

Recent Posts

Lalu Lintas Jabodetabek–Puncak Melonjak hingga 54 Persen, Arus Wisata Masih Tinggi

MONITOR, Jakarta – Volume lalu lintas pada H+1 libur Idulfitri 1447 H/2026 M masih terpantau tinggi,…

16 jam yang lalu

Distribusi BBM Kalbar Berangsur Normal, Pertamina Tambah Suplai hingga 140 Persen

MONITOR, Pontianak – Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan memastikan kondisi distribusi dan pelayanan Bahan Bakar…

20 jam yang lalu

LSAK: KPK On Track soal Status Tahanan Rumah Yaqut

MONITOR, Jakarta - Lembaga Studi Anti Korupsi (LSAK) menilai langkah Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam…

20 jam yang lalu

Arus Kendaraan Hari Raya Idulfitri 1447 H Tembus 729 Ribu

MONITOR, Cikampek – PT Jasamarga Transjawa Tol (JTT) mencatat lonjakan signifikan arus kendaraan menuju wilayah Timur…

21 jam yang lalu

Pemudik Diimbau Hindari Puncak Arus Balik Lebaran di Tanggal 24, 28 dan 29 Maret 2026

MONITOR, Jakarta - Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi mengimbau para pemudik untuk menghindari puncak arus balik…

1 hari yang lalu

Panglima TNI dan Kapolri Cek Langsung Pos Mudik Lebaran 2026 di Medan, Pastikan Pengamanan Maksimal

MONITOR, Medan — Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto bersama Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo…

2 hari yang lalu