HUKUM

Mahfud MD Sebut Tim Hukum Prabowo-Sandi tampak Cerdik

MONITOR, Jakarta – Sidang perdana gugatan Pilpres 2019 yang di gelar Mahkamah Konstitusi (MK), tak luput dari perhatian Mahfud MD. Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) menilai kalau tim kuasa hukum Paslon 02 terlihat cerdik dalam mem-fait-accompli dan mengarahkan sidang agar memeriksa kecurangan (kualitatif).

“Mereka mengutip Yusril, Jimly, Saldi, Arief, sy dll yg mengatakan bhw MK berwenang memeriksa kecurangan dlm proses pemilu demi mengawal konstitusi dan keadilan substantif,” ujarnya seperti dikutip dari akun media sosial @mohmahfudmd, Sabtu (15/6/2019).

Namun, menurut Mahfud, apabila melihat jalannya persidangan ia melihat tidak ada yang mengejutkan semuanya berjalan biasa saja.

“Tidak ada yang mengejutkan.Semua berlangsung biasa, tdk tegang dan tdk ada kejutan. Suasana ini tercipta, a.l, krn pemohon prinsipal (Prabowo-Sandi, bahkan jg BPN) tdk hadir dan menyerahkan sepenuhnya kpd Tim Kuasa Hukum yg dikomandani oleh BW. Beda dgn th 2014, saat mana Prabowo hadir memberi pengantar,” katanya.

Mahfud pun memiliki beberapa kesimpulan terhadap sidang sengketa Pilpres 2019. Menurutnya, secara kuantitatif, sengketa hasil Pilpres 2019 sudah selesai karena pasangan calon 02 tidak bisa membawa data yang bisa diadu dengan data Komisi Pemilihan Umum (KPU) di MK.

“Kesimpulannya: 1) Sengketa hasil Pilpres 2019 scr kuantitatif (numerik) sdh selesai krn Paslon 02 tdk membawa data yg bs diadu dgn data KPU di MK. Tak ada sengketa hsl perhitungan (angka) resmi kecuali bumbu-bumbu; 2) Sidang di MK tinggal pembuktian kualitatif ttg kecurangan TSM,” pungkasnya.

Recent Posts

Baleg DPR Targetkan RUU PPRT Rampung demi Kepastian Hukum

MONITOR, Jakarta - Anggota Badan Legislasi (Baleg) DPR RI Selly Andriany Gatina mengusulkan hak perlindungan…

3 jam yang lalu

Gandeng Menkeu, Menag Pastikan Dana Umat Dikelola Profesional

MONITOR, Jakarta - Menteri Agama Nasaruddin Umar bertemu Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa. Pertemuan ini…

10 jam yang lalu

Tak Ada Pilihan Lain, Indonesia Harus Menjadi Pengendali Harga Nikel Dunia

MONITOR, Jakarta - Indonesia memiliki modal kuat untuk menjadi penentu harga nikel dunia dan meraup…

12 jam yang lalu

Kelola Dana Umat, Menhaj Irfan Yusuf: Haji 2026 Harus Bersih!

MONITOR, Jakarta - Menteri Haji dan Umrah Republik Indonesia, Mochamad Irfan Yusuf, menegaskan bahwa penguatan…

14 jam yang lalu

Bantu Korban Bencana Sumut, Kemenag Beri Rp50 Juta per Masjid dan Musala

MONITOR, Jakarta - Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam Kementerian Agama menyalurkan bantuan kepada lembaga keagamaan…

15 jam yang lalu

DPR Pertanyakan Nasib Perpusnas Usai Anggaran 2026 Dipangkas Drastis

MONITOR, Jakarta - Komisi X DPR RI menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Perpustakaan Nasional…

17 jam yang lalu