POLITIK

Jadikan Momen Idul Fitri Ajang Rekonsiliasi Nasional Jokowi dan Prabowo

MONITOR, Jakarta – Momen Idul Fitri harus bisa dimanfaatkan oleh capres 01 Jokowi dan capres 02 sebagai langkah menuju rekonsiliasi nasional. Demikian diungkapkan oleh Ketua Pengurus Harian Tanfidziyah PBNU, Robikin Emhas.

Menurut Robikin, lebaran adalah ajang silaturahmi oleh karena dari silaturahmi dua tokoh nasional tersebut bisa berlanjut ke arah rekonsiliasi nasional, karena perhelatan pemilu sudah selesai. Sehingga, nantinya perpecahan yang sempat terjadi di masyarakat akibat kontestasi politik itu bisa segera pulih.

“Tepat apabila Idul Fitri 1440 H ini kita jadikan momentun halal bi halal nasional (rekonsiliasi nasional) usai gawe nasional pemilu,” kata Robikin melalui sambungan teleponnya

Dijelaskannya, secara harfiah, Idul Fitri artinya kembali kepada fitrah. “Fitrah apa? Fitrah manusia yang suci, sebagaimana manusia ketika dilahirkan ke dunia oleh ibunya,” katanya.

Sementara, secara sosial, kembali kepada fitrah berarti hidup harmoni, bersatu, guyup dan rukun di tengah kehidupan masyarakat, baik masyarakat homogen maupun plural.

“Itulah mengapa di Indonesia ada tradisi halal bi halal, saling melepaskan dan mengikhlaskan segala salah dan khilaf diantara sesama anak Adam,” ujarnya.

Meski begitu, ia tak setuju bila agenda rekonsiliasi itu digunakan sebagai alat untuk mengkompromikan perbedaan penilaian dan persepsi ihwal penyelenggaraan dan hasil pemilu yang kini dipersengkatan di Mahkamah Konstitusi (MK).

“Biarkan MK menjalankan tugas konstitusionalnya secara independen dan imparsial. Jangan ada yang mengintervensi,”pungkasnya.

Recent Posts

Prabowo Kenalkan Gerakan Indonesia Asri, Sejalan dengan Ekoteologi Kemenag

MONITOR, Jakarta - Presiden Prabowo Subianto mengenalkan Gerakan "Indonesia Asri" seraya memerintahkan seluruh pimpinan lembaga…

7 jam yang lalu

Ketua Dewan Pakar Senawangi: Wayang sebagai Cermin Sosial, Politik, dan Budaya

MONITOR - Himpunan Sarjana-Kesusastraan Indonesia (HISKI) menggelar  Pidato Kesusastraan HISKI 2026 yang dirangkaikan dengan peluncuran buku Sastra…

10 jam yang lalu

Dirjen PHU: Mediasi Jadi Solusi Awal Selesaikan Sengketa Haji dan Umrah

MONITOR, Jakarta - Kementerian Haji dan Umrah melalui Direktorat Jenderal Pengendalian Haji dan Umrah terus…

11 jam yang lalu

Micin Bikin Bodoh Mitos atau Fakta? Bukti Ilmiah MSG Aman Dikonsumsi

MONITOR, Jakarta - Penyedap rasa adalah kunci kelezatan masakan. Dalam perdebatan kuliner modern, nama MSG…

11 jam yang lalu

Ekspor Perdana 2026, 8,3 ton Ikan asal Natuna tembus ke Hong Kong

MONITOR, Natuna - Badan Karantina Indonesia (Barantin) melalui Karantina Kepulauan Riau mengawal ekspor perdana ikan…

13 jam yang lalu

Kemenperin Perluas Akses Kerja Penyandang Disabilitas di Industri

MONITOR, Jakarta - Pemerintah terus mendorong pertumbuhan dan perkembangan industri manufaktur karena merupakan penggerak dan…

13 jam yang lalu