MEGAPOLITAN

H-5, Penumpang Angkutan Moda Laut Alami Lonjakan

MONITOR, Jakarta – Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengatakan bahwa hingga Jumat (31/5) atau H-5 lebaran terjadi lonjakan penumpang pada angkutan moda laut.

Berdasarkan hasil pantauan, lonjakan terjadi di kota-kota besar, seperti Makassar, Pangkalan Bun, dan Samarinda.

“Di sektor laut memang ada suatu lonjakan yang baik, tercatat beberapa kota besar seperti Makassar, Pangkalan Bun dan Samarinda mengalami peningkatan. Presentase peningkatannya sebesar 9 hingga 30 persen,”kata Menhub dalam keterangan tertulisnya, Sabtu (1/5).

Dikatakan dia, untuk mengantisipasi lonjakan penumpang tersebut, Kementerian Perhubungan menggeser beberapa kapal-kapal yang ada di Indonesia khususnya bagian Timur.

“Kita sudah antisipasi dengan menggeser kapal-kapal yang ada di Indonesia Bagian Timur, Namun tetap memperhatikan juga lonjakan penumpang di Indonesia Bagian Timur khususnya di daerah Papua” lanjut Menhub.

Lebih lanjut Menhub mengatakan, kota yang harus diperhatikan juga adalah di Madura dan Batam. Untuk mengatasi lonjakan penumpang kapal di dua kota tersebut telah disiapkan kapal tambahan untuk melayani penumpang.

“Yang harus diperhatikan juga yaitu daerah Madura dan Batam, daerah Madura itu dari Pelabuhan Kalianget menuju Pulau Kangean banyak sekali penumpangnya untuk itu kita tambahkan kurang lebih 5 kapal. Sedangkan untuk Batam kita tambahkan 1 kapal,” paparnya.

Ia menjelaskan, berdasarkan data Sistem Informasi Angkutan dan Sarana Transportasi Indonesia (Siasati) Kemenhub, jumlah penumpang kumulatif dari H-15 hingga H-5 di 51 Pelabuhan yang dipantau pada tahun ini, mengalami peningkatan 8,27 persen atau sebesar 565.832 penumpang untuk penumpang naik dan 5,25 persen untuk penumpang turun (524.749 penumpang), dibanding periode yang sama pada tahun lalu yaitu 522.615 untuk penumpang naik dan 498.566 untuk penumpang turun.

Sementara untuk pelabuhan Makassar, jumlah penumpang kumulatif dari H-15 hingga H-5 pada tahun ini, mengalami peningkatan 22,67 persen untuk penumpang naik (21.447 penumpang) dan 119,43 persen untuk penumpang turun (25.614 penumpang), dibanding periode yang sama pada tahun lalu yaitu 17.484 penumpang naik dan 11.673 penumpang turun.

Recent Posts

Kebuntuan Arah Pembangunan Indonesia di Tengah Distorsi Program Populis dan Keterpurukan Moneter

Oleh:Ramadhan, M.A.(Ketua PB PMII Bidang Ekonomi dan Investasi) Pemerintahan era baru selalu datang dengan janji…

6 jam yang lalu

Benarkah Hantavirus Bisa Jadi Pandemi Baru? Ahli Epidemiologi UIN Jakarta Beri Penjelasan dan Imbauan Penting

MONITOR, Ciputat – Kemunculan informasi mengenai Hantavirus yang ramai diperbincangkan di media sosial memunculkan kekhawatiran…

7 jam yang lalu

55 Juta Peserta BPJS Tak Aktif, Komisi IX DPR Minta Tunggakan Iuran Rakyat Miskin Segera Diputihkan

MONITOR, Jakarta - Anggota Komisi IX DPR RI Nurhadi menyoroti pengelolaan kepesertaan Program Jaminan Kesehatan…

9 jam yang lalu

UU Polri Atur Penguatan Peran Kompolnas, Legislator: Dukung Pengawasan Eksternal Bagi Kepolisian

MONITOR, Jakarta - Anggota Komisi III DPR RI, Abdullah meyakini Undang-Undang tentang Perubahan Ketiga atas…

9 jam yang lalu

Komisi XI DPR: UU P2SK yang Baru Perkuat Tata Keuangan RI di Tengah Kemajuan Zaman

MONITOR, Jakarta - DPR RI telah mengesahkan Revisi Undang-Undang Nomor 4 Tahun 2023 tentang Pengembangan…

10 jam yang lalu

Warga Sangihe Terisolasi Akibat Gempa Dahsyat di Sulut, Puan Dorong Ketangguhan Bencana di Pulau Terluar

MONITOR, Jakarta - Ketua DPR RI Puan Maharani meminta Pemerintah segera menjangkau masyarakat terdampak gempa…

10 jam yang lalu