Kondisi Terkini Sekitar Kantor Bawaslu Jelang Gugatan Prabowo

Polisi masih bersiaga di sekitar Kantor Bawaslu RI /CCTV Bali Tower

MONITOR, Jakarta – Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi melalui Koordinator Jubirnya, Dajnil Anzar Simanjuntak telah mengkonfirmasi bahwa pihaknya akan menempuh jalur konstitusional, yakni dengan mengirimkan berkas gugatan hasil Pemilu 2019 ke Mahkamah Konstitusi (MK) hari ini, Jumat (24/5).

Batas akhir pendaftaran sengketa MK yang telah dibuka sejak 21 Mei lalu itu akan berakhir pada hari ini, tepatnya pukul 24:00 WIB. Pada tenggat akhir pendaftaran tersebut nantinya tim advokasi kuasa hukum BPN akan didampingi langsung oleh mantan petinggi Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Bambang Widjayanto.

Jalan MH Thamrin/CCTV Bali Tower

Sementara itu, kawasan sekitar Kantor Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu), Jalan MH Thamrin dan Jalan Sabang nampak petugas masih berjaga. Seperti diketahui, kawasan tersebut sejak 21 hingga 22 Mei lalu, telah menjadi pusat berkumpulnya masa yang berunjuk rasa menolak hasil pilpres 2019. 

Terpantau Kantor Bawaslu masih dilakukan sterilisasi dengan penjagaan yang ketat, demikian Jalan MH Thamrin dan Jalan Sabang, nampak polisi masih menutup jalur tersebut dengan tameng-tameng yang diletakkan di badan jalan. Sesekali pejalan kaki dan pedagang kopi melintas dengan santai.

CCTV Bali Tower

Diberitakan berbagai media, sebelumnya telah beredar sebuah pesan berantai ajakan demonstrasi dengan isu yang sama. Terlebih pesan tersebut mengatakan bahwa Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno dikatakan akan hadir pada aksi tersebut.

Namun, pihak BPN telah membantah pesan tersebut dan menyatakannya sebagai kabar bohong alias hoaks. Demikian pula salah satu unsur pendukung Prabowo-Sandi yakni Persaudaraan Alumni (PA) 212, juga membantah hal tersebut dengan statement yang sama, pesan ajakan tersebut adalah hoaks.