Dituding Abu-abu, Andi Arief Sindir Gerindra: Kemana saat Korban Berjatuhan?

27
Mantan Wasekjen DPP Demokrat Andi Arief (dok: Merdeka)

MONITOR, Jakarta – Politikus Demokrat Andi Arief jengkel lantaran partainya kerap dituding sebagai partai abu-abu. Cemohan itu bermula saat mendapati sikap sang Ketua Umum Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) yang tidak tegas menindak kadernya di daerah yang melabuhkan dukungan kepada paslon Jokowi-Ma’ruf Amin.

Selain itu, Demokrat dianggap sebagai partai abu-abu setelah Komandan Kogasma Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) melakukan pertemuan khusus dengan sang Capres petahana Joko Widodo.

Kemarahan Andi Arief pun tak terbendung ketika Partai Gerindra yang merupakan partai pengusung Prabowo-Sandi, itu menyebut partainya abu-abu. Bekas Wasekjen DPP Demokrat itu lantas mempertanyakan sikap Gerindra ketika banyak korban berjatuhan di Aksi 21-22 Mei kemarin.

“Menurut admin Gerindra, Demokrat partai abu-abu. Saya mau tanya apa yang partai anda lakukan di saat korban berjatuhan, luka bertaburan antara pukul 23.00 sampai 09.00 (21 Mei-22 Mei). Mohon jelaskan pada rakyat,” ujar Andi Arief dalam cuitannya, Jumat (24/5).

Andi seolah legowo dengan cemohan “Partai Abu-abu” itu. Namun ia menegaskan bahwa partai yang menaunginya itu tidak pernah sedikitpun membuat rakyat Indonesia susah dan bercerai berai seperti saat ini.

“Biarlah Partai Demokrat dituduh abu-abu, namun Partai kami tidak pernah sedikitpun berkeinginan membuat rakyat susah bahkan menjadi korban baik nyawa dan harta, apalagi tawur dengan bangsa sendiri,” sindirnya.