SULAWESI

Pengamat Politik Nilai Sukriansyah Layak Jadi Walikota Makassar

MONITOR, Makassar – Pemilihan Walikota (Pilwali) yang akan berlangsung 2020 mendatang, bakal calon walikota Makassar mulai bermunculuan. Ada banyak yang sudah menyatakan diri siap bertarung pada kontestasi lima tahunan tersebut.

Nama Sukriansyah S Latief mulai diperbincangkan sebagai salah satu bakal calon yang akan bertarung di pilwali 2020 mendatang tersebut. UQ Sapaan Sukriansyah saat ini menjabat sebagai koordinator Staf Khusus Menteri Pertanian dan juga Komisaris Pupuk Indonesia Holding Company.

Pengamat Politik Nurani Strategic (Nusa) menilai kapasitas UQ Sukriansyah dinilai sudah lebih dari cukup untuk mengendalikan kota Makassar. Pengalamannya sebagai seorang wartawan selama puluhan tahun dianggap bisa mengetahui anatomi permasalahan di kota Makassar.

“Pengalaman UQ Sukriansyah Sudah lebih dari cukup untuk menjadi pengendali di kota ini. Dia salah satu figur yang sangat mengetahui anatomi Kota Makassar karena selama bertahun tahun memimpin salah satu media besar di kota ini, media terbesar yang tumbuh bersama Makassar. Segala problem kota tentu dia ketahui begitu juga jalan pemecahannya.” Ujar Nurmal Idrus, Jumat (17/5/2019).

Nurmal menambahkan Sukriansyah kini tinggal meretas jalan ke pencalonan karena itu yang tak mudah bagi dia. Beliau bukan orang politik dan untuk itu dia harus lebih berani bermain di tataran politik.

“Saya pikir beliau sangat layak jika memang punya niat memimpin Makassar, Sukriansyah kini tinggal meretas jalan ke pencalonan karena itu tidak mudah”.

Diketahui selain nama Sukriansyah, ada nama lain yang bakal bertarung diantaranya, Moh Ramadhan ‘Danny ‘Pomanto, Irman Yasin Limpo, Munafri Arifuddin, Andi Rachmatika Dewi, Taufik Fachruddin dan Syamsu Rizal.

Recent Posts

Wamenhaj Dorong Pelibatan Nonmuslim Dukung Pelayanan Jemaah Haji

MONITOR, Manado – Wakil Menteri Haji dan Umrah (Wamenhaj) Dahnil Anzar Simanjuntak mendorong pelibatan masyarakat…

16 jam yang lalu

Demo Polri, Koalisi Mahasiswa dan Pemuda Astacita Tuntut Pembersihan Oknum dan Penegakan Sistem Merit

MONITOR, Jakarta - Sejumlah masa yang tergabung dalam Koalisi Mahasiswa dan Pemuda Astacita (KoMPAS) menggelar…

20 jam yang lalu

Prof Rokhmin: Bantuan Ayam Petelur Harus Jadi Modal Awal Kemandirian Usaha

MONITOR, Cirebon - Bantuan ayam petelur kepada kelompok ternak harus menjadi modal awal untuk membangun…

23 jam yang lalu

Hasil Kunjungan Menag dari Italia, Indonesia Jadi Model Moderasi Beragama

MONITOR, Jakarta - Menteri Agama Nasaruddin Umar membawa sejumlah peluang kerja sama internasional dari hasil…

1 hari yang lalu

Menteri UMKM: KUR Jadi Instrumen Perluasan Akses Modal Produktif UMKM

MONITOR, Bali – Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Maman Abdurrahman menegaskan bahwa Kredit…

1 hari yang lalu

FISIP UIN Jakarta dan LW MUI Dorong Wakaf Produktif untuk Pemberdayaan Sosial

MONITOR, Jakarta -Wakaf produktif perlu dikembangkan dari praktik filantropi keagamaan menjadi instrumen pemberdayaan ekonomi, pendidikan,…

2 hari yang lalu