PERTANIAN

Kementan Gelar Pameran Buah Segar Langsung dari Petani

MONITOR, Jakarta – Kementerian Pertanian fokus meningkatkan produksi, mutu dan daya saing buah lokal. Berbagai fasilitasi mulai dari pengembangan kawasan buah-buahan unggulan, penyediaan benih unggul, penerapan Good Agriculture Practices (GAP), Integrated Pest Management (IPM), fasilitasi bangunan, pemenuhan alat pasca panen hingga promosi dan pemasaran.

“Kementan mengalokasikan dana APBN untuk program pengembangan kawasan buah-buahan unggulan seperti jeruk, mangga, manggis, pisang, lengkeng, durian, nenas, pepaya, buah naga dan buah-buahan lainnya. Lebih dari 6000 hektare setiap tahunnya kawasan buah-buahan dibentuk di sentra-sentra produksi,” terang Plt. Direktur Buah dan Florikultura, Sri Wijayanti Yusuf.

Lebih lanjut Yanti memaparkan bahwa program pengembangan kawasan buah-buahan tersebut, secara bertahap mampu meningkatkan produksi buah nasional.

“Jika kita lihat data BPS, produksi buah-buahan cenderung meningkat. Pada 2017 tercatat sebesar 19,6 juta ton dan pada 2018 meningkat 3,07 persen menjadi 20,2 juta ton,” lanjut Direktur yang biasa dipanggil Yanti ini.

Tidak hanya peningkatan produksi, perbaikan mutu buah berdampak pada peningkatan ekspor. Pada 2017 volume ekspor buah-buahan sebesar 41,4 ribu ton dan pada 2018 meningkat menjadi 89,3 ribu ton atau meningkat sebesar 115,5 persen.

Yanti menekankan, buah berkualitas tidak hanya untuk pasar ekspor tapi juga sudah menjadi tuntutan untuk pasar dalam negeri. Oleh karena itu peningkatan mutu dan promosi mutlak diperlukan.

Saat menghadiri Gelar Buah yang dilaksanakan di Bay Walk Mall Pluit, dirinya menyampaikan bahwa promosi buah lokal berkualitas mengusung tema Fresh From the Farmers ini sebagai bentuk apresiasi pemerintah terhadap petani binaan. Petani dinilai berkomitmen menerapkan budidaya yang baik sehingga menghasilkan buah yang bermutu.

“Saat ini telah memasuki musim panen dengan produksi yang cukup dan sekaligus menyambut Ramadhan. Ditjen Hortikultura berinisiasi memamerkan buah-buahan lokal segar langsung dari kebun petani ini selama 2 hari di hari weekend di Baywalk Mall Pluit ini,” jelas Yanti.

Yanti menjabarkan, tidak kurang dari 22 jenis buah dari 15 kabupaten yang ditampilkan, di antaranya Jeruk Keprok Terigas Mamuju, Keprok Batu 55 Malang, RGL Bengkulu, Siem Cilacap, Baby Organik Pacitan, Baby Malang, Lemon Bandung Barat, Manggis Tasikmalaya, Manggis Ponorogo, Alpukat Miki Temanggung, Alpukat Solok, Belimbing Madu Cilacap, Belimbing Jepara, Jambu Biji Merah Cilacap, Sawo Sumedang, Pisang Ambon dan Rajabulu Cianjur, Pepaya Calina Cianjur, Pisang Mas Kirana dan Salak Lumajang, serta Salak Nglumut Magelang.

Recent Posts

MagangHub Jadi Jembatan Fresh Graduate Memasuki Dunia Kerja

MONITOR, Bandung – Sekretaris Jenderal Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker), Cris Kuntadi, meninjau pelaksanaan Program Pemagangan Nasional…

2 jam yang lalu

Wamen UMKM Ungkap Tiga Kunci UMKM Indonesia Tembus Pasar Global

MONITOR, Jakarta - Wakil Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Helvi Moraza menegaskan tiga…

22 jam yang lalu

Menaker Terima Audiensi Koalisi Buruh, Bahas RUU Pelindungan Ketenagakerjaan

MONITOR, Jakarta - Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli menerima audiensi Koalisi Besar Perjuangan Buruh Indonesia (KBPBI)…

1 hari yang lalu

Banpres Pemulihan Usaha Jangkau Para Pengusaha Mikro Terdampak Bencana di Sumbar

MONITOR, Padang - Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) menyiapkan Bantuan Presiden (Banpres) rehabilitasi…

1 hari yang lalu

Dari Akuakultur hingga Bioteknologi, Prof Rokhmin tegaskan Laut Bisa jadi Mesin Indonesia Emas 2045

MONITOR, Surabaya - Indonesia tidak kekurangan sumber daya untuk menjadi negara maju. Persoalannya justru terletak…

2 hari yang lalu

IPW Desak Polri Usut Aktor Intelektual Provokator di Balik Kerusuhan Demo DPR

MONITOR, Jakarta – Ketua Indonesia Police Watch (IPW), Sugeng Teguh Santoso, mendesak aparat kepolisian untuk…

2 hari yang lalu