PARLEMEN

Bamsoet: Kerjasama Indonesia-Arab Saudi Harus Ditingkatkan

MONITOR, Jakarta – Ketua DPR RI Bambang Soesatyo (Bamsoet) mencermati nilai total perdagangan Indonesia-Arab Saudi pada tahun 2018 mencapai USD 6,1 miliar dapat ditingkatkan di tahun ini dan tahun-tahun mendatang.

Peningkatan tersebut, sambung dia, juga harus memperhatikan keseimbangan neraca perdagangan kedua negara yang masih surplus terkait dengan ekspor minyak dan gas ke Indonesia, begitu juga soal peluang investasi Arab Saudi di bidang pariwisata.

“Kerjasama kedua negara tidak hanya menyangkut di bidang ekonomi saja, hubungan antar-masyarakat kedua negara (people to people) juga perlu terus diperkuat, baik itu melalui kegiatan budaya, kunjungan turisme maupun pendidikan,” kata Bamsoet dalam keterangan tertulisnya, Selasa (14/5).

“Karena banyak masyarakat Indonesia yang mengambil studi di Arab Saudi, dan yang paling penting, kami berharap Kerajaan Arab Saudi dapat memberikan perlindungan hukum kepada para pekerja migran dari Indonesia,” tambah dia saat menerima Duta Besar Kerajaan Arab Saudi untuk Indonesia, H.E. Mr. Esam A. Abid Althagafi, di ruang kerja Ketua DPR RI.

Sebagai tuan rumah bagi jemaah haji dari seluruh dunia, Kepala Badan Bela Negara FKPPI ini mengapresiasi upaya pemerintah Arab Saudi yang telah berusaha meningkatkan pelayanan ibadah haji dari tahun ke tahun.

DPR RI juga mengapresiasi pemerintah Arab Saudi yang telah memberikan tambahan kuota haji Indonesia sebanyak 10 ribu jemaah untuk keberangkatan tahun 2019.

“Dengan pemeluk agama Islam mencapai ratusan juta jiwa, tambahan kuota tersebut sangat berarti sekali bagi umat Islam Indonesia, karena bisa memperpendek waktu tunggu berangkat haji yang kini sudah mencapai puluhan tahun. Sensitifitas pemerintah Arab Saudi dalam merespon hal ini sangat kami hargai,” sebut Bamsoet.

Ia pun ini menilai, sebagai negara berpenduduk mayoritas muslim, Indonesia dan Arab Saudi juga perlu bekerja sama dalam mempromosikan Islam sebagai agama yang rahmatan lil ‘alamin. Islam membawa rahmat dan kesejahteraan bagi seluruh alam semesta, termasuk umat manusia.

“Arab Saudi dan Indonesia bisa memaksimalkan posisi Indonesia yang saat ini menjadi Anggota Tidak Tetap Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa,” ujar politikus Golkar itu

“Indonesia dan Arab Saudi perlu terus bekerja sama dalam mempromosikan perdamaian dunia, termasuk perdamaian di Timur Tengah di mana rakyat Palestina belum menikmatinya,” pungkas Bamsoet.

Recent Posts

Hadiri Peringatan Hari Bhayangkara 2026, Puan: Polri Harus Terus Buktikan Komitmen Sebagai Pelayan Masyarakat

MONITOR, Jakarta - Ketua DPR RI Puan Maharani menghadiri upacara peringatan ke-80 Hari Bhayangkara Tahun…

6 jam yang lalu

Kasus Dokter di NTT, Komisi IX DPR: Tenaga Kesehatan Harus Dilindungi dari Intimidasi dan Didukung Kesehatan Jiwanya

MONITOR, Jakarta - Anggota Komisi IX DPR RI, Netty Prasetiyani Aher, menyampaikan duka cita mendalam…

6 jam yang lalu

DPR Desak Pemerintah Konkretkan Formula Pembiayaan PPPK di Daerah Melalui APBN

MONITOR, Jakarta - Anggota Komisi II DPR Muhammad Khozin meminta pemerintah pusat untuk segera mengkonkretkan…

8 jam yang lalu

HUT Bhayangkara ke-80: Analis: Kepercayaan Publik Jadi Modal Kuat Polri Kawal Indonesia Berdaulat, Adil dan Makmur

MONITOR, Jakarta - Memperingati Hari Bhayangkara ke-80, analis intelijen, pertahanan, dan keamanan, Dr. Ngasiman Djoyonegoro…

16 jam yang lalu

Puan Imbau Latihan Calon Manajer Kopdes Merah Putih Fokus Pada Manajerial Saja

MONITOR, Jakarta - Ketua DPR RI Puan Maharani menyampaikan belasungkawa menyusul meninggalnya 5 orang peserta…

1 hari yang lalu

Menghidupkan Kembali ‘Roh’ Keikhlasan Guru di Tengah Badai Administrasi Digital

Oleh: Zizah Nurazizah (Mahasiswa Magister Manajemen Pendidikan Universitas Pamulang) Dunia pendidikan kita hari ini sedang…

1 hari yang lalu