POLITIK

Andi Arief: Beri Kesempatan BPN Buktikan Kecurangan Pilpres

MONITOR, Jakarta – Eks Wasekjen DPP Demokrat Andi Arief menilai ada perlakuab yang berbeda antara kontestasi Pilpres dan Pileg yang digelar bersamaan pada tanggal 17 April 2019 kemarin.

Menurutnya, didalam penyelenggaraan Pilpres, ada pihak-pihak yang menduga adanya kecurangan, di sisi lain Pileg dinyatakan Jurdil.

Untuk mengurai akar polemik ini, Andi meminta agar para pakar duduk bersama menyelesakan hal ini.

“Para ahli wajib berkumpul menjelaskan fenomena ini,” tutur Andi Arief dalam laman Twitternya, Selasa (14/5).

“Saya belum dengar ada komentar dari partai yang lolos PT 4 persen berdasarkan Quick Count yang menolak legislator terpilihnya dilantik karena tidak percaya Bawaslu dan KPU. Pileg memang beda dengan Pilpres,” tambahnya.

Di sisi lain, Politikus yang sangat aktif berinteraksi di jejaring media sosial ini mengatakan, Negara harus merespon perbedaan pandangan terhadap kehidupan pileg dan kecurangan pilpres.

“Negara tetap harus adil memperlakukan siapapun yg merasa dicurangi. Protes mereka harus dikawal, bukan digebuk,” tegasnya mengkritik.

Ia pun sangat berharap, Negara memberikan kesempatan bagi kubu BPN yang selama ini menduga adanya kecurangan untuk memberikan penjelasan dan pembuktian ihwal tersebut.

“Solusi damai masih ada. Beri kesempatan BPN gunakan haknya menjelaskan dan membuktikan kecurangan. Negara mengawalnya dengan baik ke tempat yang semestinya,” tuturnya.

“Rakyat menunggu hasilnya, pasukan Brimob dan TNI jangan membuat ketegangan,” tandasnya lagi.

Recent Posts

Wamenag: Belajar Islam Juga Harus Kuasai Sains dan Teknologi

MONITOR, Jakarta - Wakil Menteri Agama (Wamenag) Romo Muhammad Syafi’i memberi pesan khusus kepada para…

2 jam yang lalu

Adde Rosi: AI Hadir untuk Dampingi Petani Hadapi Cuaca Ekstrem

MONITOR, Jakarta - Anggota Badan Kerja Sama Antar-Parlemen (BKSAP) DPR RI Adde Rosi Khoerunnisa menegaskan…

5 jam yang lalu

Kemenperin Luncurkan Layanan Satu Pintu BSKJI untuk Kepastian Pelaku Industri

MONITOR, Jakarta - Kementerian Perindustrian (Kemenperin) terus memperkuat pilar pertumbuhan ekonomi melalui penguatan standardisasi dan…

11 jam yang lalu

MI dan MA Pembangunan UIN Jakarta Borong Prestasi pada Jakarta Madrasah Award 2026

MONITOR, Jakarta - Pembangunan UIN Jakarta kembali menegaskan posisinya sebagai salah satu institusi pendidikan madrasah…

14 jam yang lalu

Target Investasi Haji Meleset, Komisi VIII DPR Desak BPKH Review RKAT 2026

MONITOR, Jakarta - Anggota Komisi VIII DPR RI Selly Andriany Gantina mempertanyakan ketidaksesuaian target dan…

17 jam yang lalu

Menag Nasaruddin Bakal Kirim Dosen dan Mahasiswa ke Slovakia

MONITOR, Jakarta - Menteri Agama Republik Indonesia, Nasaruddin Umar dan Menteri Luar Negeri serta Urusan…

18 jam yang lalu