PARLEMEN

Target Investasi Haji Meleset, Komisi VIII DPR Desak BPKH Review RKAT 2026

MONITOR, Jakarta – Anggota Komisi VIII DPR RI Selly Andriany Gantina mempertanyakan ketidaksesuaian target dan realisasi pengembangan investasi langsung Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH). Hal itu disampaikan dalam Rapat Kerja Komisi VIII DPR RI dengan Kepala Badan Pelaksana BPKH di Nusantara II, Senayan, Jakarta, Rabu (4/2/2026).

Dalam rapat tersebut, Selly menyoroti informasi bahwa target investasi langsung sempat diproyeksikan mencapai Rp700 miliar, namun realisasinya hanya sekitar Rp200 miliar. Ia menilai hal ini perlu menjadi catatan serius DPR, terlebih BPKH mengajukan penambahan biaya operasional sebesar Rp539 miliar.

“Mendengarkan asumsi ada target pengembangan investasi langsung ternyata sisi manfaatnya tidak sesuai dengan target, betul apa tidak? Bahwa ternyata targetnya diharuskan sampai Rp700 miliar tetapi ternyata hanya mencapai Rp200 miliar,” ujar Selly.

Selly menegaskan, Komisi VIII perlu memastikan RKAT BPKH disusun realistis dan dapat dipertanggungjawabkan. Ia mengingatkan agar penambahan operasional tidak disetujui tanpa kejelasan strategi percepatan capaian target.

“Dengan pengajuan sebesar Rp539 miliar untuk operasional ini kira-kira apakah BPKH bisa melakukan kecepatan dengan kita menyetujui RKAT ini. Jangan sampai BPKH meminta penambahan operasional tetapi target-target yang di RKAT-nya tidak sesuai dengan yang kita harapkan,” tegasnya.

Lebih lanjut, Selly juga mempertanyakan faktor yang menyebabkan kelemahan realisasi target tersebut, termasuk dampak dua tahun terakhir ketika investasi langsung disebut tidak dapat dilakukan secara optimal. Selain target investasi, Selly menyoroti penyertaan modal BPKH pada dua entitas, yakni Bank Muamalat dan BPKH Limited. Ia menilai keberadaan serta kinerja anak perusahaan tersebut seharusnya dipaparkan secara jelas karena berkaitan langsung dengan dana investasi yang telah ditempatkan.

“Saya justru agak terkaget terkait catatan saya di dua anak perusahaan yang bapak-bapak miliki yaitu Bank Muamalat dengan BPKH Limited. Konsep ini tidak bapak paparkan pada kita hari ini. Bagaimana keberadaan anak perusahaan tadi karena ini juga menyangkut keuangan yang kita investasikan,” kata Selly.

Ia juga mengingatkan agar BPKH meneliti kembali target RKAT 2026 yang diasumsikan bergantung pada perubahan regulasi, termasuk pembahasan Undang-Undang terkait pengelolaan haji yang saat ini masih berjalan. Menurutnya, kondisi ekonomi nasional juga harus menjadi pertimbangan dalam penyusunan target.

“Saya harus sampaikan realistis apa tidak. Kondisi ekonomi kita tidak baik-baik saja, betul tidak. Pembatalan saja ada. Apakah target itu juga bisa seperti yang Bapak harapkan dan mohon diteliti kembali,” ujarnya.

Selly menegaskan Fraksi PDI-Perjuangan tidak ingin RKAT disepakati namun di tengah jalan harus direvisi karena target yang tidak realistis. “Jangan sampai kita mengiyakan tapi ternyata ini hanya di awang-awang nanti di pertengahan jalan, kita harus melakukan RKAT yang kedua. RKAT itu kan cukup sekali tapi fix,” tegasnya.

Rapat kerja tersebut menghasilkan sejumlah kesimpulan. Komisi VIII mendesak Kepala Badan Pelaksana BPKH untuk melakukan review terhadap target RKAT Tahun 2026. Komisi juga meminta BPKH memberikan penjelasan rinci biaya operasional pada setiap item kelompok biaya operasional.

Selain itu, Komisi VIII mendesak BPKH agar menjabarkan langkah-langkah strategis dalam merealisasikan target imbal hasil tahun 2026 sebesar 7,90 persen, sehingga perencanaan BPKH dapat berjalan lebih terukur, akuntabel, dan sesuai harapan jemaah haji.

Recent Posts

Kementerian UMKM Apresiasi KSP Guna Prima Dana, Dinilai Jadi Contoh Koperasi Penyalur KUR Nasional

MONITOR, Badung - Wakil Menteri UMKM, Helvi Yuni Moraza melakukan kunjungan kerja ke Koperasi Simpan…

1 jam yang lalu

Akad Massal KUR 1.000 UMKM Kreatif Bali, Pemerintah Perluas Akses Pembiayaan dan Digitalisasi

MONITOR, Bali – Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) bersama Kementerian Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat…

2 jam yang lalu

Jelang Puncak Haji 2026, Kemenhaj Ingatkan Jemaah Hemat Energi dan Tertib Ihram Sejak Embarkasi

MONITOR, Jakarta — Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Republik Indonesia mengingatkan seluruh jemaah haji Indonesia untuk…

3 jam yang lalu

Soroti Penggunaan Ruang Ketua DPRD Kabupaten Serang, FAMS Desak Fokus pada Masalah Rakyat

MONITOR, Serang — Forum Aktivis Muda Serang (FAMS) mempertanyakan penggunaan ruang Ketua DPRD Kabupaten Serang yang…

3 jam yang lalu

Kemenag Perkuat Strategi Komunikasi Pesantren Ramah Anak dan Bebas Kekerasan

MONITOR, Jakarta — Kementerian Agama RI melalui Direktorat Pesantren Ditjen Pendidikan Islam menyelenggarakan kegiatan Strategi…

3 jam yang lalu

Mitigasi El Nino, Kementan Masifkan Pendampingan Swasembada Pangan Berkelanjutan di Sukabumi

MONITOR, Sukabumi - Kementerian Pertanian (Kementan) terus memasifkan langkah strategis dan pendampingan lapangan guna memitigasi…

19 jam yang lalu