SBY Disebut Licik, Andi Arief: Kivlan Tak Pernah Membela Islam

91
Mantan Wasekjen DPP Demokrat Andi Arief (dok: Merdeka)

MONITOR, Jakarta –¬†Pernyataan Mayjen (Purn) TNI Kivlan Zen tentang sosok Ketua Umum Partai Demokrat, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), cukup mengejutkan. Pasalnya, mantan Kepala Staf Angkatan Darat ini menuding SBY setengah hati dalam memberikan dukungan kepada Prabowo Subianto di ajang Pilpres 2019.

Kivlan bahkan menyebut SBY punya sifat licik karena dia tak ingin ada seorang mantan perwira tinggi TNI menjadi presiden, selain dirinya. Sehingga, ia tak mengerahkan kekuatan Partai Demokrat sepenuhnya di pesta demokrasi tersebut.

“Sampaikan saja bahwa SBY licik. Dia junior saya, saya yang mendidik dia, saya tahu dia orangnya licik, dia mendukung 01 waktu menang di tahun 2014,” kata Kivlan di kantor Bawaslu RI, Jakarta Pusat, Kamis (9/5).

Tudingan Kivlan pun direspon oleh mantan Wasekjen DPP Demokrat, Andi Arief. Ia mengatakan, justru Kivlan Zen yang patut diwaspadai lantaran memiliki ambisi buruk dengan membenturkan rakyat.

Sehingga, kata Andi, SBY dianggap sebagai musuh dan penghalang bagi Kivlan dan kelompoknya.

“SBY dianggap musuh besar karena penghalang ambisi kotor Kivlan Zen dan komplotannya yang kerap bermain api membenturkan rakyat dengan atas nama agama dan SARA dari mulai Konflik Ambon, Poso, Sampit dll,” ujar Andi Arief, Jumat (10/5).

Bahkan Andi menyebutkan, sebenarnya Kivlan Zen yang tak pernah membela kepentingan umat Islam. “Kivlan tak pernah membela Islam,” tegasnya.