Minggu, 27 November, 2022

Cak Nanto Minta Andi Arief dan Demokrat Stop Fitnah Presiden

MONITOR, Jakarta – Belum lama ini, beredar video Andi Arief yang isinya memfitnah Presiden Jokowi terkait tuduhan mengatur kandidat Pilpres 2024 dan ancaman kepada partai-partai koalisi untuk mendukung Ketua DPR Puan Maharani sebagai kandidat calon presiden.

Ketua Umum PP Pemuda Muhammadiyah, Sunanto, menilai isi potongan video tersebut merupakan firnah yang keji kepada Presiden Jokowi.

Dikatakan Cak Nanto, sapaan karib Sunanto, pernyataan Andi Arief secara tidak langsung telah merusak nilai-nilai demokrasi.

“Saya sudah mendengarkan potongan video yang beredar, Andi arief bukan saja memfitnah secara keji Presiden, fitnahan juga dialamatkan kepada seluruh partai koalisi, ini saya kira cara Andi Arief sangat buruk dan merusak nilai demokrasi”, tegas Cak Nanto dalam keterangannya, Senin (26/9/2022).

- Advertisement -

Cak Nanto menyebut dirinya mencatat Presiden Jokowi kerap selalu menjadi sasaran fitnah, dan terbukti bahwa semua hanya isapan jempol. “Kali ini sangat keji, karena berasal dari elit partai dan membawa-bawa nama Presiden sebelumnya,” tuturnya.

Ia pun meminta Andi Arief, jajaran Partai Demokrat, SBY, atau siapapun yang mau bertarung merebut hati rakyat pada pemilu 2024 untuk mengutamakan nilai-nilai demokrasi yang baik.

“Jangan hanya produksi hoaks, tebar fitnah, playing victims, dan semacamnya. Utamakan silaturahmi, ajari rakyat cara-cara politik yang baik, jangan kedepankan kebencian dan fitnah-fitnah”, tegasnya.

- Advertisement -

BERITA TERKAIT

TERPOPULER