POLITIK

Bawaslu DKI Periksa Sopir Grab Pembawa Formulir C1, M Taufik Tunggu Giliran

MONITOR, Jakarta – Pihak Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) DKI Jakarta mengaku sudah meminta keterangan sopir pembawa formulir C1 asal Boyolali yang dirazia aparat kepolisian di Kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu (2/6) lalu.

Bahkan pihak Bawaslu menyebut sudah mendapat petunjuk untuk menguak kasus penemuan formulir C1 tersebut.

“Kami sudah meminta keterangan sopir grap yang membawa formulir C1 tersebut. Dan kami akan terus melakukan investigasi dalam kasus ini dengan meminta keterangan tambahan dari pihak-pihak lain,” ujar Ketua Bawaslu DKI Jakarta, M. Jufri, saat dihubungi wartawan, Rabu (8/5).

Terkait keterangan tambahan yang dimaksud, kata Jufri, bukan tidak mungkin pihak Bawaslu akan meminta keterangan Ketua Sekertaris Nasional (Seknas) Prabowo-Sandi dalam hal ini M. Taufik.

“Semua unsur yang terkait dalam masalah ini akan kami minta keterangannya. Untuk itu, kami lihat dulu kalau ada kaitannya kita mintai keterangan ini kan masih berjalan semuanya ya,” kata Jufri.

Kalau pun ada pemeriksaan yang dialamat kan kepada M Taufik, kata Jufri, hal tersebut guna meluruskan dugaan keterlibatan Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta ini dalam kasus ini.

Sebab disebutkannya, dari ribuan formulir C1 yang dikemas dalam dua kardus. Salah satu kardus terdapat tulisan ‘Kepada YTH Bapak Toto Utomo Budi Santoso Direktur Satgas BPN PS Jl Kertanegara No 36 Jakarta Selatan’ dan ‘Dari Moh Taufik Seknas Prabowo-Sandi Jl HOS Cokro Aminoto no 93 Menteng Jakarta Pusat.’

“Iya mungkin diklarifikasi apa betul nama dia itu jangan-jangan cuma di tempelin orang kita kan belum tahu,” pungkasnya.

Seperti diketahui, M Taufik membantah jadi otak di balik pengiriman ribuan formulir C1 tersebut. Bahkan Ketua DPD Partai Gerindra Jakarta ini mengaku sudah difitnah dalam kasus ini.

Taufik pun mengatakan kalau dirinya tak mungkin melakukan kecurangan ini. Dia menuding orang lain yang mengirim ribuan formulir C1 dengan mencatut namanya.

“Kalau mau ngibul pakai tata krama ngibul,” kilah Taufik.

Recent Posts

Jasa Marga Tutup Sementara Rest Area KM 52B dan Lakukan Buka Tutup Rest Area KM 62B Jalan Tol Jakarta-Cikampek

MONITOR, Jakarta - PT Jasa Marga (Persero) Tbk mendukung pemberlakuan sistem buka tutup Rest Area…

2 jam yang lalu

One Way Lokal KM 425–414 Diberlakukan, Arus Balik Tol Semarang Arah Jakarta Diurai

MONITOR, Semarang – Rekayasa lalu lintas berupa one way lokal diberlakukan di ruas Tol Semarang hingga…

3 jam yang lalu

Pemerintah Pastikan Stok BBM Lebaran 2026 Aman, Antrean di Sejumlah Daerah Mulai Terurai

MONITOR, Jakarta – Pemerintah memastikan pasokan bahan bakar minyak (BBM) nasional selama periode libur Lebaran 2026…

4 jam yang lalu

Mitra Pengemudi Ojek Online Terima Santunan Rp24 Juta Usai Kecelakaan di Jakarta

MONITOR, Jakarta – Seorang mitra pengemudi ojek online di Jakarta menerima santunan lebih dari Rp24 juta…

4 jam yang lalu

Dukung Kelancaran Arus Balik, One Way Lokal KM 459 s.d KM 420 GT Banyumanik Diberlakukan

MONITOR, Semarang - PT Jasamarga Transjawa Tol (JTT) melalui PT Trans Marga Jateng (TMJ) bersama…

10 jam yang lalu

Lalu Lintas Jabodetabek–Puncak Melonjak hingga 54 Persen, Arus Wisata Masih Tinggi

MONITOR, Jakarta – Volume lalu lintas pada H+1 libur Idulfitri 1447 H/2026 M masih terpantau tinggi,…

1 hari yang lalu