BUMN

PT PP – Telkom dan Danareksa Kerjasama Bangun BUMN Center

MONITOR, Jakarta – PT Telekomunikasi Indonesia (Telkom) bersama dengan PT PP dan PT Danareksa bekerjasama dalam pembangunan dan pengembangan gedung yang terintegrasi dengan Gedung Kementerian BUMN di Jakarta Pusat, Minggu (5/5).

Selain penandatanganan MoU, ketiganya juga melakukan ceremony groundbreaking atas pembangunan BUMN Center.

Direktur Utama PT PP, Lukman Hidayat, menuturkan pembangunan Gedung BUMN Center akan dimulai dengan dua tahap pengembangan, yaitu Pengembangan West Tower (tanah milik Danareksa) dan dilanjutkan dengan East Tower (tanah milik Telkom).

“Pengembangan tahap 1 diperkirakan akan memakan waktu sekitar tiga tahun dan diharapkan bisa beroperasi pada tahun ke-4 setelah selesainya masa pembangunan,” ujar Lukman.

Adapun luas tanah yang yang akan dibangun dan dikembangkan, yaitu sekitar ±9.300 m2 (milik Danareksa) dan ±11.439 m2 (milik Telkom). Nantinya di atas lahan tersebut akan dibangun Gedung BUMN Center yang terintegrasi dengan Gedung Kementerian BUMN (existing).

Dalam proses konstruksi, PT PP akan mengimplementasikan teknologi BIM 4D, Virtual Reality, Augmented Realty, Mixed Realty, Laser Scan Technology, Photogrammetry dan 3D Printing, sehingga pelaksanaan konstruksi menjadi lebih cepat, akurat, efisien dan menghasilkan produk yang berkualitas.

“Kami berharap dengan terjalinnya sinergi antar BUMN akan meningkatkan nilai tambah bagi masing-masing perusahaan,” tutur Lukman.

Konsep design BUMN Centre adalah Burung Garuda, di mana kepak dua sayapnya merupakan Gedung Kembar yang menyerupai sayap Garuda sebagai lambang Negara Indonesia serta Gedung Kementrian BUMN sebagai kepala dari burung garuda.

Design BUMN Centre ini direncanakan menjadi bangunan dengan kualitas grade A yang memiliki 32 lantai yang terdiri dari 2 lantai podium, 2 lantai facility, 1 lantai refugee, 27 lantai office Space serta dilengkapi dengan 3 lapis basement pada masing- masing tower.

“Harapannya dengan membangun Gedung BUMN Center bisa mempermudah serta mempercepat koordinasi serta mendorong terbentuknya kerja sama sinergi antar perusahaan BUMN,” tandasnya.

Recent Posts

Muktamar NU Memanas; 9 Ulama Jadi Penentu, Hery Haryanto Azumi Berpeluang jadi Jalan Tengah

MONITOR, Jombang - Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama memasuki fase krusial. Konfigurasi kepemimpinan PBNU periode 2026–2031…

7 jam yang lalu

Kasus Yogi Mentawai: Ombudsman Dorong Negara Kedepankan Pembinaan

MONITOR, Jakarta - Ombudsman Republik Indonesia menaruh perhatian terhadap perkara Yogi Gilang Arya Setia, warga…

1 hari yang lalu

Kuasa Hukum UIN Jakarta: Penataan SIP Pamulang Bagian dari Pengamanan Aset Negara

MONITOR, Jakarta - Kuasa Hukum UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Alwanih, S.H., M.H., menegaskan penataan dan…

1 hari yang lalu

Jelang ESDP 2027, Kemnaker dan IM Japan Perkuat Kesiapan Peserta Pemagangan Indonesia

MONITOR, Tokyo – Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) bersama International Manpower Development Organization (IM Japan) membahas kesiapan…

2 hari yang lalu

Menteri UMKM Pastikan Banpres bagi UMKM Terdampak Bencana Sumatera Tepat Sasaran

MONITOR, Jakarta – Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Maman Abdurrahman memastikan Bantuan Presiden…

2 hari yang lalu

Danantara Indonesia Tinjau Integrasi Tiga Pilar Layanan Jasa Marga untuk Tingkatkan Customer Experience

MONITOR, Jakarta - PT Jasa Marga (Persero) Tbk memperkuat integrasi tiga pilar layanan, yaitu layanan preservasi,…

2 hari yang lalu