POLITIK

Pertanyakan Dasar Hukum Situng, Fahri Hamzah : KPU Mesti Diaudit

MONITOR, Jakarta – Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah mempertanyakan landasan hukum soal Sistem Informasi Penghitungan Suara (Situng) milik KPU dalam aturan perundang-undangan.

Karenanya, jika landasan hukumya tidak ada, maka sebaiknya Situng dilakukan audit secara menyeluruh.

“Apa ada Undang-Undangnya? Kalau tidak ada, maka Situng tidak wajib dilakukan dan harus dihentikan,” kata Fahri kepada awak media, di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Senin (6/5).

Hal itu disampaikan Fahri Hamzah menyusul banyaknya kesalahan entri data pada Situng KPU yang mencapai 224 kesalahan.

KPU, kata dia, seharusnya dapat mengimbau agar masyarakat dapat bersabar menunggu perhitungan secara manual ketimbang merujuk pada hasil Situng.

Sebab, dikhawatirkan kalau Situng tidak mau ditutup, nanti ada yang tidak mau datang pada penghitungan.

“Nanti berhitung sepihak nanti,” ujar inisiator Gerakan Arah Baru Indonesia (GARBI) ini seraya menyankan agar KPU turut diaudit secara keseluruhan sebagai pihak yang bertanggung jawab dalam penyelenggaraan Pemilu serentak 2019.

Fahri juga menyebut KPU tidak hanya perlu diaudit dari sisi keuangan, namun perlu diaudit terkait prosedur dan metode dalam melaksanakan Pemilu serentak ini.

Sehingga menurut dia, audit ini gunanya lebih kompleks, lebih komplit dari sekedar audit keuangan, tapi soal prosedur dan metode.

“Kenapa kok bisa ada orang (petugas KPPS) meninggal begitu banyak. Itu semua juga harus dijawab, jangan ada pertanyaan masyarakat yang enggak terjawab,” pungkas Anggota DPR daei dapil Nusa Tenggara Barat (NRB) itu.

Recent Posts

745 Ribu Kendaraan Melintas di Tol Nusantara Saat Libur Paskah 2026

MONITOR, Jakarta – PT Jasa Marga (Persero) Tbk melalui Jasamarga Nusantara Tollroad Regional Division (JNT)…

3 jam yang lalu

Wamen UMKM Sebut Kewirausahaan Jadi Kunci Keberhasilan Hadapi Puncak Demografi

MONITOR, Jakarta - Wakil Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Helvi Moraza menegaskan penguatan…

5 jam yang lalu

1,7 Juta Siswa Madrasah dan Santri Ikuti AN-TKA 2026, Kemenag Dorong Transformasi Evaluasi Pendidikan Islam

MONITOR, Jakarta – Kementerian Agama (Kemenag) resmi menggelar Asesmen Nasional (AN) yang terintegrasi dengan Tes Kompetensi…

6 jam yang lalu

Monitoring Kebun Jagung Kemitraan GNTI, Persiapan Panen Raya 1.500 Hektare

MONITOR, Pesawaran - Tim program kemitraan Gerakan Nelayan Tani Indonesia (GNTI) melaksanakan kegiatan monitoring kebun…

7 jam yang lalu

69 Ribu Santri Ikuti UAN PKPPS 2025/2026, Kemenag Tekankan Integritas dan Transformasi Digital

MONITOR, Jakarta - Direktorat Jenderal Pendidikan Islam Kementerian Agama mulai melaksanakan Ujian Akhir Nasional (UAN)…

8 jam yang lalu

Maxim Perluas Program Penghargaan Pengemudi, Dorong Kualitas Layanan Transportasi Online

MONITOR, Jakarta — Platform transportasi online Maxim terus memperkuat program penghargaan bagi mitra pengemudi terbaik…

9 jam yang lalu