AHY Diundang ke Istana, Parpol Koalisi Prabowo Merapat ke Jokowi?

35
Komandan Kogasma Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono, saat diundang Presiden Joko Widodo ke Istana Negara

MONITOR, Jakarta – Koalisi partai politik (parpol) pendukung pasangan calon (paslon) presiden nomor 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno sepertinya sedang gundah.

Betapa tidak, setelah Ketua PAN Zulkifli Hasan bertemu Presiden Jokowi di Istana Negera pasca pemilu, kini giliran Komandan Kogasma Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) yang diundang Jokowi ke Istana Negara.

Melihat fenomena ini, tak salah jika ada pandangan yang menyebutkan perlahan namun pasti parpol koalisi pendukung Prabowo-Sandi bakal “merapat” ke Jokowi.

Bahkan tak sedikit juga yang beranggapan kalau pertemuan AHY dan Jokowi hari ini diprediksi beberapa kalangan sebagai pintu masuk bagi Demokrat untuk bergabung dalam Koalisi Indonesia Kerja.

Menanggapi pertemuan AHY dan Jokowi tersebut, Sekjen DPP Partai Demokrat Hinca Panjaitan mengatakan, Demokrat akan tetap bersama Koalisi Indonesia Adil dan Makmur mendukung Prabowo Subianto-Sandiaga Uno.

“Yang ketemu Pak Jokowi kan Pak AHY, jadi jangan khawatir. Demokrat tidak pernah meninggalkan semangatnya pada koalisi,” kata Hinca kepada wartawan di sela melaporkan dana kampanye Demokrat ke KPU di Hotel Borobudur, Sawah Besar, Jakarta Pusat, Kamis (2/5).

Menurutnya, pertempuran belum selesai maka tidak mungkin Demokrat meninggalkan koalisi.

“Demokrat saat ini masih fokus mengawal hasil Pemilu 2019 dan belum bicara soal meninggalkan koalisi. Pemilu harus diselesaikan secara bersama-sama dengan teman seperjuangan atau koalisi,” terangnya.

“Jangan kau tanya hasil pertandingan sebelum selesai, biar saja kita ikuti. Kami ikuti semua tanda-tanda itu, hari ini kami tuntaskan ini dan sebagian juga menjadi saksi di penghitungan KPU,” ujarnya.

Sekedar diketahui, AHY diundang ke Istana Bogor, sore ini, Kamis (2/5).