Categories: POLITIK

Real Count KPU 33,93 Persen, Jokowi 56.09% Prabowo 43.91%

MONITOR, Jakarta – Komisi Pemilihan Umum (KPU) terus mengupdate data rekapitulasi perhitungan suara hasil pilpres 2019. Hingga sore ini, Kamis (24/4) tepat pada pukul 15.15 WIB data yang masuk ke Sistem Informasi Perhitungan Suara (Situng) KPU mencapai 33,93 persen.

Dengan masing-masing prolehan suara, pasangan Joko Widodo-Ma’ruf Amin 56,09 persen atau 29.091.593 suara dan pasangan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno 43.91 Persen atau 22.775.078 suara.

Berdasarkan pantauan MONITOR di situs resmi KPU, total data yang masuk sebesar 33.93 persen tersebut diambil dari 275.970 dari 813.350 TPS.

Dengan hasil suara tersebut, untuk sementara pasangan Jokowi-Ma’ruf unggul dari pasangan Prabowo-Sandi dengan selisih suara kurang lebih tujuh juta suara.

Recent Posts

Wamenaker Tekankan Pentingnya Pelatihan dan Akses Kerja bagi Anak Muda

MONITOR, Surabaya — Wakil Menteri Ketenagakerjaan Afriansyah Noor menekankan pentingnya pelatihan kerja yang sesuai dengan…

8 jam yang lalu

Maknai Hari Sumpah Pemuda, Jasa Marga Dorong Regenerasi Kepemimpinan dan Inovasi Digital

MONITOR, Jakarta - PT Jasa Marga (Persero) Tbk memaknai peringatan Hari Sumpah Pemuda sebagai momentum…

8 jam yang lalu

Kementerian UMKM Segera Salurkan Banpres Rehabilitasi Usaha Mikro Terdampak Bencana Sumatera

MONITOR, Jakarta - Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) menyiapkan penyaluran Bantuan Presiden (Banpres)…

8 jam yang lalu

Kemnaker Verifikasi Mitra Penyelenggara MagangHub Batch 3 hingga 30 Oktober

MONITOR, Jakarta — Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) memverifikasi perusahaan dan instansi pemerintah yang mendaftar sebagai mitra…

17 jam yang lalu

Kemenhaj Umumkan Daftar Jemaah Haji 2027 Berhak Lunas, Cek Status dan Siapkan Kesehatan

MONITOR, Jakarta - Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) mengumumkan daftar nama jemaah haji reguler yang…

19 jam yang lalu

LSAK Soroti Dugaan Praktik Nepotisme Pengangkatan Anak Menhaj sebagai Tenaga Ahli

MONITOR, Jakarta - Lembaga Studi Anti Korupsi (LSAK) mendesak aparat penegak hukum (APH), khususnya Komisi…

19 jam yang lalu