Ekspresi Berbeda Prabowo Tanggapi Hasil Perhitungan Cepat

Pemaparan hasil survei nasional Konsepindo/ Foto: Nurhandi

MONITOR, Jakarta – Sikap calon presiden nomor urut O1 Prabowo Subianto dalam menerima kenyataan hasil perhitungan cepat (quick count) menjadi sorotan banyak kalangan. Tak sedikit yang menilai adanya reaksi yang berbeda dari Prabowo ketika melihat hasil perhitungan cepat di pilpres 2019.

Adalah Direktur Eksekutif Konsep Indonesia (Konsepindo), Veri Muhlis Arifuzzaman, yang melihat ekspresi berbeda tersebut.

Menurut Veri kalau dulu di pilpres 2014, Prabowo langsung melakukan sujud syukur ketika ada lembaga survei yang memenangkan dirinya. Namun di pilpres tahun ini, ketika tidak ada lembaga survei yang memenangkannya Prabowo justru malah tidak mempercayai hasil perhitungan cepat lembaga survei.

“Saya ingat benar, waktu itu Prabowo sujud syukur ketika ada lembaga survei tandingan yang memenangkannya. Namun di pilpres sekarang reaksi itu berubah, Prabowo malah cendrung menyalahkan lembaga survei,” terangnya.

Seperti diketahui dalam pidato kemenangan dirumah kediamannya Prabowo mengatakan, menuding ada upaya kebohongan melalui hasil quick count yang mayoritas memenangkan Joko Widodo-Ma’ruf Amin itu.

Prabowo sekali lagi meminta pendukungnya untuk menjaga hasil perhitungan suara di tiap-tiap TPS. Prabowo pun menyebut pelaksaan pemilu 2019 pihaknya banyak dirugikan. Dia menuding ada upaya-upaya kecurangan hingga adanya penggiringan opini kekalahannya.

“Saya bicara setelah mengikuti perkembangan penghitungan suara dari tadi, kita prihatin dari tadi malam banyak kejadian yang merugikan pendukung 02. Banyak surat suara yang tidak sampai, banyak TPS buka jam 11.00, banyak pendukung kita tidak dapat undangan dan sebagainya. Belum lagi yang ditemukan surat suara dicoblos 01,” pungkasnya.