Salah satu sudut Kota Tua yang cukup menawan (dok: Asep Monitor)
MONITOR, Jakarta – Pemprov DKI Jakarta berencana akan menjadikan museum di Ibukota tak hanya sebagai ruang pameran dokumentasi sejarah. Melalui pernyataan Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) DKI Jakarta, Edy Junaedy, pihaknya akan terus menarik lebih banyak minat wisatawan, termasuk dengan menggelar berbagai pentas seni dan budaya.
Apalagi, dikatakan Edy, kawasan Kota Tua khususnya Museum Sejarah Jakarta sebagai salah satu destinasi wisata unggulan di Ibukota menjadi lokasi yang sangat potensial untuk menggelar rencanqberbagai pertunjukan seni dan budaya, khususnya yang berkaitan dengan Jakarta atau Betawi.
“Berbagai kegiatan itu bisa menjadi hiburan sekaligus mengedukasi para pengunjung. Setiap akhir pekan kita akan mengadakan berbagai pementasan, termasuk aksi teatrikal di Museum Sejarah Jakarta,” ujarnya, Senin (15/4).
Sementara itu, Kepala UP Museum Kesejarahan Jakarta Disparbud DKI Jakarta, Sri Kusumawati mengatakan, di tahun 2019 akan diadakan 40 pementasan aksi teatrikal di Museum Sejarah Jakarta atau juga dikenal dengan Museum Fatahillah.
“Aksi teatrikal dipentaskan empat kali dalam satu bulan dengan mengambil waktu saat akhir pekan. Untuk April ini mengangkat cerita tentang Perjuangan Pangeran Diponegoro,” terangnya.
MONITOR, Jakarta – Aktivis pemuda yang tergabung dalam Aliansi Pemuda Indonesia Raya (PERINDRA) melakukan aksi unjuk…
MONITOR, Surabaya – PT Jasamarga Transjawa Tol (JTT) terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kapasitas dan…
MONITOR, Jakarta - Sektor industri manufaktur Indonesia kembali menunjukkan geliat positif dan memasuki zona ekspansi…
MONITOR, Jakarta - Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri Irjen Pol Wibowo bersama Pejabat Utama…
MONITOR, Jakarta - Wakil Ketua Komisi MY Esti Wijayati meminta Pemerintah segera menindaklanjuti putusan Mahkamah…
MONITOR, Jakarta - Penyelenggaraan 8th Asian Taekwondo Indonesia Open Championships 2026 resmi dibuka di Tennis…