ENERGI

Harga Minyak di Perdagangan Asia Pagi ini Turun Tipis

MONITOR – Harga minyak turun tipis pada perdagangan Asia, Senin (15/4) pagi. Ini terjadi usai adanya patokan internasional Brent yang mencapai tertinggi baru lima bulan di sesi sebelumnya.

Akan tetapi, kekhawatiran atas pasokan global tersebut mencegah terjadinya kerugian lebih lanjut.

Dilansir dari Antara pagi ini, minyak mentah berjangka Brent diperdagangkan di 71,40 dolar AS per barel pada pukul 00.15 GMT (07.15 WIB) turun tipis 15 sen atau 0,2 persen, dari penutupan terakhir mereka.

Brent pun ditutup naik satu persen pada Jumat (12/4/2019) ketika harga mencapai setinggi 71,87 dolar AS per barel, tertinggi sejak 12 November.

Recent Posts

Kemnaker Usulkan Penguatan Pedoman Kesempatan Kerja Inklusif ASEAN

MONITOR, Bangkok — Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) mengusulkan penguatan pedoman kesempatan kerja inklusif di kawasan ASEAN…

4 jam yang lalu

Gerak Cepat Usai Arahan Mentan Amran, SBM Kini Lebih Terjangkau bagi Koperasi Peternak

MONITOR, Jakarta – Arahan Menteri Pertanian (Mentan) sekaligus Kepala Badan Pangan Nasional, Andi Amran Sulaiman…

6 jam yang lalu

Kemnaker Tegaskan Sinergi dengan ILO Hadapi Perubahan Dunia Kerja

MONITOR, Bangkok – Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) menegaskan komitmennya untuk terus bersinergi dengan International Labour Organization…

20 jam yang lalu

Dalam Sepekan, Arahan Mentan Amran Jadi Langkah Konkret Lindungi Peternak Ayam Ras Petelur

MONITOR, Jakarta – Arahan Menteri Pertanian sekaligus Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas) Andi Amran Sulaiman…

20 jam yang lalu

Kemnaker Perkuat Kompetensi dan Pelindungan Pekerja Hadapi Perubahan Dunia Kerja

MONITOR, Jakarta — Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) terus memperkuat kompetensi dan pelindungan pekerja sebagai respons terhadap…

3 hari yang lalu

Kemenag Salurkan 1.000 School Kit dan 16 Ruang Belajar Sementara untuk Madrasah di NTT

MONITOR, NTT - Kementerian Agama menyalurkan bantuan berupa 1.000 school kit dan 16 Temporary Learning Space…

3 hari yang lalu