Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto
MONITOR, Jakarta – Tingkah calon presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto saat menggebrak podium kala berorasi di Stadion Kridosono, Yogyakarta, Senin (8/4/2019) jadi sorotan publik.
Prabowo melakukannya saat berorasi karena menyinggung mengenai netralitas TNI dan Polri. Dari video yang beredar di sejumlah media, saat berpidato, Prabowo berpesan kepada tentara dan polisi yang masih aktif agar netral. Ia berharap aparat tidak mengabdi kepada segelintir orang, apalagi antek asing.
Terlepas dari dalihnya, namun gebrakan itu membuat pengeras suara yang menempel di podium terlepas. Rupanya hal ini menuai sorotan dari Sekjen PSI Raja Juli Antoni.
Politikus yang biasa disapa Toni ini mengatakan, branding The New Prabowo yang selama ini diupayakan Badan Pemenangan Nasional (BPN) gagal total.
Apalagi, Prabowo sempat dicitrakan sebagai sosok yang memiliki kelembutan hati, ramah dan memiliki pola komunikasi yang baik. Bagi Toni, hal ini tampaknya gagal.
“Selama ini BPN mencoba me-rebranding dengan istilah “The New Prabowo” dengan tampilan yang lembut, ramah, interaktif dan komunikatif tapi lagi-lagi gatot alias gagal total,” ujar Toni, dalam laman Twitternya, Rabu (10/4).
MONITOR, Jakarta - Kementerian Agama menggelar “Ramadan Bersama Gen Z Lintas Negara”. Acara ini berlangsung…
MONITOR, Jakarta - Pemerintah Indonesia akan mengajukan permintaan penangguhan konsesi atau kewajiban lainnya yang ditujukan…
MONITOR, Jakarta - Ketua Komisi VI DPR RI, Anggia Erma Rini, menilai rencana kesepakatan persetujuan…
MONITOR, Jakarta - Kementerian Haji dan Umrah Republik Indonesia melalui Direktorat Jenderal Pengembangan Ekosistem Ekonomi…
MONITOR, Jakarta - Direktorat Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam (Diktis) Direktorat Jenderal Pendidikan Islam Kementerian Agama…
MONITOR, Jakarta - Kementerian Agama mengajak santri Rohani Islam (Rohis) untuk mewarnai media sosial dengan…