POLITIK

Masyarakat Gebang Cirebon siap Kejar Target Raih 75 persen Suara untuk Jokowi

MONITOR, Cirebon – Jumat, 5 April 2019 lalu, menjadi hari yang bersejarah bagi warga nelayan di Desa Gebang Mekar, Kecamatan Gebang, Kabupaten Cirebon. Pasalnya di hari tersebut, kawasan nelayan pantai utara (pantura) itu dijadikan tempat kampanye akbar calon presiden nomor urut 01 Joko Widodo (Jokowi).

Sekitar 10 ribu masyarakan Cirebon tumplek menghadiri kampanye akbar Jokowi tersebut. Mereka serius mendengarkan kampanye polituk Jokowi tanpa menghiraukan terik matahari yang menyengat dan bau amis ikan yang merebak di areal kampanye.

“Barokallah, kampanye akbar ini sebuah kehormatan bagi kami dimana sebuah desa yang sebagian besar dihuni kaum nelayan tradisional dipercaya untuk menggelar perhelatan kampanye akbar Pak Jokowi,” ujar Ketua Barisan Laut Relawan Jokowi-Ma’ruf Amin (Bala-Rokhmin) Teddy Syamsuri B Solikhin.

Menurut Teddy, dia dan masyarakat Gebang awalnya tak menyangka kalau Desa Gebang Mekar ditunjuk sebagai tempat kampanye akabar Jokowi. Sebab kabar kalau Kampung Nelayan Gebang diinformasikan jadi tempat kampanye  Senin sore, 1 April 2019.

“Awalnya kegiatan ini dijadwalkan di Stadion Bima di Kota Cirebon. Kemudian dirubah di Lapangan RSTK Mega Gotong Royong. Ternyata ditemapat ini bisa menampung 10 ribu massa yang sebagian kaum nelayan. Ini sangat luar biasa,” tuturnya.

Teddy pun mengatakan kalau semua masyarakat Cirebon khususnya masyarakat Gebang merasa puas atas suksesnya kampanye akbar Jokowi tersebut.

“Kami jelas puas karena desa kami dijadikan tempat Kampanye Akbar Capres 2019. Sebelumnya tidak pernah sebuah desa dijadikan sasaran untuk kampanye bersifat nasional seperti Kampanye Akbar Capres Jokowi, desa yang dihuni oleh kaum nelayan,” ungkapnya.

Tak hanya itu kata Teddy, masyarakat pun  merasa kampanye akbar tersebut suatu kehormatan yang tidak mungkin akan terulang kembali.

“Itu sebabnya ketika Jokowi menghendaki raihan suara sekitar 75 persen dari 67,5 persen saat Pilpres 2014, spontan warga menjawab siap untuk memenangkan pasangan calon (paslon) nomor 01 Jokowi – Ma’ruf Amin,” tandasnya.

Warga masyarakat pun tak lupa menyampaikan terima kasih yang sedalam-dalamnya atas keukeuhnya Ketua Umum DPP PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri yang tetap menentukan tempat acara di Desa Gebang Mekar, Kecamatan Gebang, Kabupaten Cirebon tersebut.

Di balik itu semua, warga juga sangat berterima kasih kepada Prof. Rokhmin Dahuri yang mampu meyakinkan Jokowi dan TKN termasuk mempersiapkan acara hingga berjalan sukses.

“Masyarakat Desa Gebang Mekar dan sekitarnya akan bekerja keras untuk Pak Jokowi terpilih kembali sesuai target beliau minimal meraih 75 persen suara,” pungkasnya.

Recent Posts

Kemenhaj Sampaikan Duka, Jemaah JKG-27 Muhammad Firdaus Ditemukan Wafat

MONITOR, Makkah — Kementerian Haji dan Umrah Republik Indonesia menyampaikan duka cita mendalam atas wafatnya Muhammad…

13 jam yang lalu

Kemnaker: Sertifikasi Kompetensi Perkuat Daya Saing Lulusan Magang

MONITOR, Jakarta — Menjelang berakhirnya Program Magang Nasional Batch 2 pada 23 Mei 2026, Kementerian Ketenagakerjaan…

14 jam yang lalu

Seluruh Jemaah Telah Diberangkatkan ke Tanah Suci, Layanan Armuzna Dimatangkan

MONITOR, Makkah — Kementerian Haji dan Umrah memastikan seluruh jemaah haji Indonesia telah diberangkatkan menuju Arab…

15 jam yang lalu

Menteri UMKM dan Menkomdigi Berkolaborasi Perkuat Pelindungan UMKM di Marketplace

MONITOR, Jakarta — Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) RI Maman Abdurrahman berkolaborasi dengan Menteri…

15 jam yang lalu

Sering jadi Titik Krusial, Komnas Haji minta Pengelolaan Muzdalifah jadi Prioritas Utama Puncak Haji 2026

MONITOR, Mekkah - KOMNAS HAJI menyoroti pentingnya pengelolaan pergerakan jemaah di kawasan Muzdalifah menjelang puncak…

1 hari yang lalu

Rokhmin Dahuri dorong Transformasi Pemanfaatan Biodiversitas Laut Berbasis Inovasi menuju Indonesia Emas 2045

MONITOR, Yogyakarta - Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) menyelenggarakan National Policy Dialogue bertajuk “Kedaulatan…

1 hari yang lalu