Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mendampingi penandatanganan Integrasi data Keluarga Satu Pelayanan Kesejahteraan Keluarga (dok: IG Anies)
MONITOR, Jakarta – Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menyampaikan apresiasinya kepada ibu-ibu kader Dasawisma PKK. Menurut Anies, mereka telah berhasil dalam melakukan pendataan Integrasi Data Keluarga Satu Pintu yang pertama kali dilaksanakan di Indonesia.
“Integrasi Data Keluarga Satu Pintu dan sinkronisasi pelayanan kesejahteraan keluarga ini melibatkan seluruh kader Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (PKK) se-Jakarta.,” ujarnya di Balaikota DKI, Jumat (29/3).
Mantan Rektor Universitas Paramadina ini menjelaskan, sebanyak 70.902 kader dasawisma PKK telah berperan untuk mendata, menggerakkan, menyampaikan Informasi kebijakan pemerintah.
Selain itu, Anies mengatakan bahwa kader dasawisma juga berperan mendata individu, keluarga dan hunian yang nantinya terangkum dalam bank data Jakarta Satu.
“Data ini dapat menjadi rujukan Pemprov DKI dalam mengambil kebijakan, sehingga masalah teridentifikasi dan mengambil kebijakan secara tepat,” tutur Anies.
Untuk itu, Anies meminta jajaran SKPD memanfaatkan data dari para Kader Dasawisma ini secara optimal.
“Perlakukan mereka seperti partner dalam bekerja, karena berkat mereka Pemprov DKI akan bisa mengukur perubahan kondisi keluarga Jakarta secara tepat,” terangnya.
MONITOR, Makkah — Kementerian Haji dan Umrah Republik Indonesia menyampaikan duka cita mendalam atas wafatnya Muhammad…
MONITOR, Jakarta — Menjelang berakhirnya Program Magang Nasional Batch 2 pada 23 Mei 2026, Kementerian Ketenagakerjaan…
MONITOR, Makkah — Kementerian Haji dan Umrah memastikan seluruh jemaah haji Indonesia telah diberangkatkan menuju Arab…
MONITOR, Jakarta — Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) RI Maman Abdurrahman berkolaborasi dengan Menteri…
MONITOR, Mekkah - KOMNAS HAJI menyoroti pentingnya pengelolaan pergerakan jemaah di kawasan Muzdalifah menjelang puncak…
MONITOR, Yogyakarta - Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) menyelenggarakan National Policy Dialogue bertajuk “Kedaulatan…