Hinca Pandjaitan Sekjen DPP Partai Demokrat
MONITOR, Asahan – Melimpahnya hasil sumber daya alam yang dimiliki Provinsi Sumatera Utara (Sumut) sudah seharusnya berdampak pada kesejahteraan masyarakat. Hampir semua lini terkait pertanian, perkebunan, pertambangan, kelautan, dan lainnya terhampar luas di Provinsi terbesar ke empat tersebut.
Visi tersebut yang ingin didorong oleh Hinca Pandjaitan, tokoh nasional yang merupakan putra daerah asli asal Asahan, yang kembali maju menjadi Caleg DPR RI dapil Sumut III periode 2019-2024 mendatang. Komitmen Hinca untuk mendorong optimalisasi potensi sumber daya alam Sumut mendapat dukungan dari masyarakat luas.
“Kita yang hidup bertahun-tahun di sini sangat menyadari memang betapa kayanya tanah Sumut ini. Kami sangat mendukung itikad bang Hinca untuk memaksimalkannya meningkatkan kesejahteraan. Kalau bisa malah haram hidup miskin di Sumatera Utara ini,” ujar Hendra Saputra, tokoh pemuda Asahan, di sela-sela aktivitasnya, Rabu (27/3/2019).
Jika dilihat data BPS memasuki tahun 2019 ini, angka kemiskinan Sumut memang terbilang masih cukup tinggi. Ada 9,22 persen atau setara dengan 1.325.000 jiwa penduduk Sumut yang hidup di garis kemiskinan. Inilah yang bagi Hendra, harus menjadi PR bersama seluruh pemimpin yang ada di Sumatera Utara.
“Kami yakin bang Hinca akan memperjuangkan ini di pusat sana. Sikapnya yang teguh dan kokoh dalam pendirian adalah yang dibutuhkan rakyat Sumatera Utara saat ini. Kami titipkan suara dan aspirasi kami kepada bang Hinca, salah satu putra terbaik Sumut saat ini,” tandas Hendra.
MONITOR, Jakarta - Direktorat Pesantren Direktorat Jenderal Pendidikan Islam Kementerian Agama malam ini menggelar Istiqasah…
MONITOR, Jakarta - Rektor UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Asep Saepudin Jahar, mengajak seluruh civitas academica…
MONITOR, Jakarta - Gelombang aksi unjuk rasa mahasiswa dan elemen masyarakat yang menolak besarnya gaji…
MONITOR, Jakarta - DPP Partai Amanat Nasional (PAN) secara resmi menonaktifkan Eko Hendro Purnomo alias…
MONITOR, Jakarta – Jaringan GUSDURian menilai Kapolri gagal bertanggung jawab atas berulangnya tindakan represif yang…
MONITOR, Jakarta - Ketua Umum Partai NasDem memutuskan untuk menon-aktifkan Ahmad Sahroni dan Nafa urbach…