PERTANIAN

Kementan: Gunakan Benih Bersertifikat

MONITOR – Ingin tanamanmu tumbuh subur dan menghasilkan? Pakai benih bersertifikat. Benih berkualitas kunci sukses keberhasilan usaha tani. Penyediaan benih berkualitas terus dikembangkan dan didukung dengan kelembagaan benih. Kelembagaan benih terdiri dari institusi pembina, pemulia, produsen, penyalur (pedagang) dan pengawas mutu benih.

Institusi pembina perbenihan terdiri dari Direktorat Perbenihan melalui Lembaga Sertifikasi Sistem Mutu Benih Tanaman Pangan dan Hortikultura atau LSSM BTPH, Balai Benih Hortikultura (BBH) dan Dinas Pertanian melalui Balai Pengawasan dan Sertifikasi Benih (BPSB).

Ketiga lembaga ini membuat kebijakan di bidang perbenihan, pembinaan dan pengawasan terhadap sistem produksi benih. Sementara produsen dan pedagang berperan dalam pola distribusi benih di wilayah setempat.

Direktur Perbenihan Hortikultura, Sukarman mengungkapkan, “Pola distribusi benih dalam suatu wilayah dipengaruhi oleh jumlah produsen yang ada di wilayah tersebut. Selain itu kepedulian petani untuk menggunakan benih bermutu, akses dan ketersediaan serta partisipasi pemerintah setempat dibutuhkan untuk mendapatkan benih bermutu.”

Penggunaan benih tidak bersertifikat masih banyak dilakukan beberapa petani. Melihat hal tersebut, fungsi kelembagaan benih perlu lebih ditingkatkan. Maka dari itu pemerintah terus berupaya melakukan pembinaan terhadap produsen, penyalur dan petani salah satu contoh dengan kegiatan memasyarakatkan benih bermutu kepada masyarakat.

Ketua Kelompok Tani Sumber Harapan Kabupaten Wajo Sulawesi Selatan, Suharto mengungkapkan, “Kegiatan pemasyarakatan benih bermutu yang sekarang terdapat di wilayah kami memberikan informasi positif mengenai benih bermutu. Penggunaan benih bermutu tani ini diharapkan dapat berkembang dan sejahtera anggotanya.”

Pengawasan sistem produksi terhadap produsen dan penyalur benih juga dilakukan oleh tim teknis dari Balai Pengawasan dan Sertifikasi di provinsi. Kegiatan pengawasan produksi benih diawali dengan pemeriksaan pendahuluan, fase pertumbuhan, hingga menjelang panen. Komponen teknis tersebut dilakukan untuk memenuhi standar mutu benih yang dipersyaratkan.

“Pemeriksaan lapang hingga dilakukan uji laboratorium terhadap sampel benih dilakukan untuk memastikan benih yang beredar di masyarakat nantinya tidak abal-abal, tidak kadaluwarsa, dan tidak terbawa penyakit,” jelas Suparno, PBT Provinsi Yogyakarta.

Benih bersertifikat untuk komoditas hortikultura bisa diperoleh dari produsen binaan BPSB. Selain itu masyarakat juga bisa memperoleh melalui BBH setempat. Untuk mengenali tanda benih bersertifikat, hal ini bisa dilihat dari tanda daftar dan nomer seri dari BPSB yang mencantumkan nama produsen, alamat, nomor induk, varietas , tanggal pemeriksaan lapangan dan pemasangan label.

Recent Posts

JTT Kawal Perjalanan Libur Panjang dengan Layanan yang Tetap Prima

MONITOR, Bekasi – Dalam rangka mengantisipasi peningkatan volume lalu lintas pada periode libur panjang, PT Jasamarga…

1 jam yang lalu

Hadir Sebagai Partner dalam Jakarta Marketing Week 2026, Jasa Marga Dorong Transformasi Digital Lewat Aplikasi Travoy

MONITOR, Jakarta - PT Jasa Marga (Persero) Tbk semakin memperkuat komitmen dalam transformasi digital pelayanan jalan…

2 jam yang lalu

Mahasiswa Pascasarjana UNPAM Latih OSIS SMK Darussalam Kepemimpinan Kolaboratif Berbasis Proyek Edukasi

MONITOR, Jakarta - Mahasiswa Program Pascasarjana S2 Manajemen Pendidikan Universitas Pamulang (UNPAM) menggelar Pengabdian Kepada…

7 jam yang lalu

Transformasi Prodi untuk Meneguhkan Relevansi Keilmuan Menyongsong Kebutuhan Industri dan Peradaban

MONITOR - Rektor UIN Syarif Hidayatullah Jakarta Prof. Asep Saepudin Jahar, MA.,Ph.D menanggapi wacana pemerintah…

8 jam yang lalu

Kementerian UMKM Dorong Akses Pembiayaan Digital

MONITOR, Tangerang – Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) terus mempercepat transformasi digital pelaku…

8 jam yang lalu

IPW Apresiasi Kapolda NTT Tindak Tegas Oknum Terlibat Mafia BBM, Desak Pengusutan Dugaan Beking Internal

MONITOR, Jakarta - Indonesia Police Watch (IPW) mengapresiasi langkah tegas Kapolda Nusa Tenggara Timur (NTT),…

10 jam yang lalu