PERTANIAN

Kementan Tumbuhkan Sentra Baru Kawasan Timur Indonesia

MONITOR, Makassar – Salah satu upaya Pemerintah untuk menjaga kestabilan pasokan dan harga sayuran yaitu dengan menumbuhkan sentra baru di kawasan timur Indonesia. Melalui upaya tersebut, diharapkan beban ketergantungan terhadap sentra tertentu bisa dikurangi. Perhatian khusus diberikan pada daerah – daerah kepulauan yang pasokan sayurannya masih mengandalkan dari luar pulau.

Direktur Sayuran dan Tanaman Obat, Moh Ismail Wahab mengatakan pihaknya telah mengalokasikan anggaran untuk pengembangan aneka cabai, bawang dan tanaman obat di beberapa daerah. “Kami tumbuhkan sentra – sentra baru sebagai penyangga sentra utama. Fungsinya sebagai pengendali dan penyeimbang pasokan,”terang Ismail usai pertemuan Koordinasi Percepatan kegiatan APBN Sayuran dan Tanaman Obat wilayah regional timur Indonesia di Makassar, Selasa (12/3).

Dirinya menjelaskan, dengan menumbuhkan sentra-sentra baru, pola tanam bisa diatur antar waktu dan antar wilayah agar pasokan stabil sepanjang tahun. Upaya menekan inflasi pangan di daerah juga bisa dilakukan dengan memutus ketergantungan terhadap daerah lain.

“Antar daerah bisa saling belajar menghasilkan produk sayuran yang berdaya saing. Efisiensi biaya produksi juga sangat penting agar harga sayuran makin kompetitif,” ujar Direktur yang akrab dipanggil Ismail ini.

Di negara lain, strategi perluasan pangsa pasar sudah bergeser dengan mengutamakan efisiensi biaya produksi sebagai bagian dari strategi memperluas pangsa pasar. “Cabai misalnya, bisa kok kita turunkan separuh biaya produksinya dari Rp 10 ribu per batang menjadi Rp 5 ribu per batang. Kalau biaya produksi bisa murah dan bersaing, petani bisa menjual cabai dalam bentuk yang lebih variatif, contohnya cabai kering. Tak lagi harus menjual segar,” imbuh Ismail di depan peserta pertemuan se wilayah regional Sulawesi.

Kepala Subdit Bawang Merah dan Sayuran Umbi, Muh Agung Sunusi saat diminta keterangan menyatakan bahwa kawasan timur Indonesia sangat prospektif untuk pengembangan sayuran dan tanaman obat. Agung menyebut cabai dan bawang merah masih menjadi prioritas pengembangan.

“Bawang merah Sulawesi Selatan yang semula terkonsentrasi di Enrekang, saat ini menjamur ke Bantaeng, Luwu Utara, Bone, Gowa, Pangkep dan kabupaten lain. Maluku kini sudah tumbuh sentra baru di Maluku Tenggara dan Pulau Buru. Demikian pula di Papua dan Papua Barat, mulai tumbuh sentra – sentra baru bawang merah”, ujarnya. “Seiring dengan upaya tersebut, kami atur pola tanamnya supaya kalau panen tidak menumpuk. Terlebih saat ini harga kargo semakin mahal.”

Selama pertemuan berlangsung, para peserta yang berasal dari dinas pertanian menyatakan komitmen bersama melaksanakan kegiatan APBN. Lidya Ferial Alhadar, asal Provinsi Maluku Utara, berharap pemerintah makin intens mengembangkan sayuran di daerahnya.

“Dulu sayuran di Maluku Utara harus belanja dari Manado. Berkat dukungan Kementerian Pertanian, saat ini mulai tumbuh sentra cabai, tomat dan bawang merah. Bahkan bawang merah biji atau TSS juga makin berkembang,” ujarnya.

Recent Posts

Nasaruddin Umar Fokus Membantu Presiden sebagai Menteri Agama

MONITOR, Jombang — Menteri Agama Nasaruddin Umar menegaskan komitmennya untuk tetap fokus menjalankan tugas membantu…

1 hari yang lalu

Pasangin Resmi Meluncur, Bangun dan Renovasi Rumah Kini Lebih Praktis dalam Satu Platform

MONITOR, Jakarta — Membangun rumah impian kerap menjadi proses yang kompleks. Mulai dari menentukan desain,…

1 hari yang lalu

Kementerian UMKM Kawal Pemulihan Ekonomi Terdampak Bencana di Sumatera

MONITOR, Jakarta – Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) menegaskan komitmennya untuk mengawal pemulihan…

1 hari yang lalu

Rektor UIN Jakarta: Pengamanan Aset TKIP-SDIP Pamulang Adalah Mandat Negara, KBM Dijamin Aman

MONITOR, Tangerang Selatan – UIN Syarif Hidayatullah Jakarta bersama tim kuasa hukum menggelar konferensi pers…

2 hari yang lalu

Jelang Muktamar NU ke-35, JATMAN Gelar Istighatsah dan Manaqib Kubro di Tambakberas

MONITOR, Jombang – Ribuan jamaah thariqah berkumpul di Pondok Pesantren Al-Amanah 2 Bahrul Ulum, Tambakberas,…

2 hari yang lalu

Kemnaker Usulkan Penguatan Pedoman Kesempatan Kerja Inklusif ASEAN

MONITOR, Bangkok — Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) mengusulkan penguatan pedoman kesempatan kerja inklusif di kawasan ASEAN…

2 hari yang lalu