Politikus PDIP: Perempuan Harus Mandiri untuk Terjun di Dunia Politik

1009
Politikus muda PDIP Ulfah Mawardi saat memberikan materi diskusi "Menjaring Calon Legislatif yang Memperjuangkan Agenda Pemajuan Hak-hak Perempuan"

MONITOR, Jakarta – Tingkat partisipasi perempuan di kancah politik masih sangat minim. Hal itu dikatakan Politikus muda PDIP Ulfah Mawardi, saat membincang diskusi bertema ‘Menjaring Calon Legislatif yang Memperjuangkan Agenda Pemajuan Hak-hak Perempuan’ yang diselenggarakan Immawati DPD IMM DKI Jakarta.

Ulfah mengatakan, kontestasi politik di Indonesia masih didominasi oleh pemilik kuasa. Misalnya, masih ada relasi dengan politik dinasti dan hubungan kekerabatan.

“Partisipasi perempuan di politik masih cenderung karena dinasti,yang mencalonkan biasanya istri walikota, anak bupati dan birokrat,” papar Ulfah Mawardi di kampus ITB Ahmad Dahlan Jakarta, Sabtu (9/3) lalu.

Ulfah yang merupakan Wasekjen Kowani ini mengatakan, untuk terjun ke dunia politik, perempuan membutuhkan keberanian yang cukup tinggi. Sebab, kualitas diri mereka akan menentukan sikap mereka dalam membuat berbagai peraturan atau kebijakan, utamanya yang berpihak pada perempuan.

“Karena memang keberanian dan tingkat kualitas perempuan untuk maju menjadi caleg itu dibutuhkan. Baik di parlemen atau di parpol itu mereka (perempuan) harus berani,” tegas Ulfah.

“Fungsinya apa? Kualitas perempuan itu menjadi penting bagi kita, seperti kemandirian perempuan. Sehingga, dengan kualitas dan kemandirian inilah yang nantinya akan mewujudkan sebuah tatanan demokratisasi yang bersih,” tambah Ulfah, yang merupakan Caleg DPR RI Dapil Sulsel 1 ini.