Waspadai Klaster Keluarga, Stafsus KPPPA Sosialisasikan Gerakan 3M

Staf Khusus Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Ulfah Mawardi.

MONITOR, Jakarta – Klaster keluarga patut diwaspadai, lantaran memiliki potensi untuk menularkan virus Corona didalam lingkungan keluarga. Staf Khusus Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KPPPA), Dr. Ulfah Mawardi, mengatakan masalah tersebut harus diberikan perhatian bersama.

“Ini menjadi problem bagi kita bersama, ini menjadi PR kita, lalu terkait peningkatan jumlah kasus yang terjangkit Covid-19, maka peran keluarga menjadi perhatian kita semua,” tutur Ulfah dalam webinar online bertema ‘Peran Keluarga dalam Pendidikan dan Pengasuhan Anak di Masa Pandemi’ yang diselenggarakan PWNA Banten bersama KemenPPPA, Jumat (2/10).

Dalam kesempatan itu, Ulfah secara aktif mengkampanyekan gerakan 3M kepada peserta webinar yang didominasi kalangan ibu-ibu. Gerakan 3M tersebut yakni menjaga jarak dengan menghindari kerumunan massa, memakai masker serta mencuci tangan.

“Mari kita kampanyekan 3 M, yaitu mari kita menjaga jarak, mari memakai masker dan mencuci tangan. Ini bisa dilakukan di lingkungan keluarga muda tangguh Nasyiatul ‘Aisyiyah,” seru Ulfah.

Selain itu, Ulfah menekankan peran keluarga dalam masa pandemi ini, diantaranya harus memiliki pemahaman yang utuh terkait implementasi protokol pencegahan klaster, serta menjadikan rumah sebagai tempat teraman, ternyaman bagi anak-anak.

Sebagaimana diketahui, dalam diskusi hadir sejumlah narasumber lainnya, diantaranya adalah Ketua Umum PPNA Diyah Puspitarini, M. Pd., Ketua Pendidikan dan Kaderisasi Ulama MUI Pusat, Prof. Dr. Armai Arief, M. Ag, Anggota Komisioner KPAI, Jasra Putra, M. Pd., Ketua PWA Prov. Banten, Dr. Ima Ni’mah, M. Pd. dan Rosi Siti Rahmawaty, S. Psi, Anggota Departemen PPNA selaku penanggap diskusi.