MONITOR, Jakarta – Usai ditahan lantaran terjerat kasus narkoba, Wasekjen Partai Demokrat Andi Arief mengaku sangat menyesal.
Dalam laman Twitternya, Andi Arief menyatakan bahwa dirinya tak ingin mendekam lama-lama dibalik jeruji sel.
“Tak Ingin berakhir di sini. Kesalahan bisa saja membenamkan, namun upaya menjadi titik awal pencarian jalan hidup dengan kualitas berbeda jika benar-benar tak putus asa,” ujar Andi Arief, Rabu (6/3).
Politikus yang gemar berkomentar di jagat media sosial ini pun mengaku salah dan mengakui kekhilafannya. Atas perbuatannya itu, ia meminta maaf karena telah membuat publik kecewa dan marah.
“Mohon maaf, saya telah membuat marah dan kecewa. Doakan saya bisa memperbaiki salah menuju benar,” pintanya.
MONITOR, Jakarta - Empat Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) masuk dalam jajaran 10 besar…
MONITOR, Jakarta — Kementerian Pertanian (Kementan) mendukung Pemerintah Kabupaten Sinjai memperkuat langkah pengendalian Avian Influenza…
MONITOR, Lumajang - Sumur-sumur warga mulai mengering akibat musim kemarau berkepanjangan. Kondisi tersebut membuat masyarakat…
MONITOR, Jakarta - Pemerintah dan DPR RI menyepakati Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH) 1448 H/2027…
MONITOR, Jakarta – Pemerintah resmi menerbitkan Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 27 Tahun 2026 tentang perlindungan…
MONITOR, Jakarta - Komite Nasional Haji (Komnas Haji) menilai kesepakatan Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH)…