PERTANIAN

Kementan Dorong Kabupaten Bangkalan Lakukan Percepatan Tanam

MONITOR, Bangkalan – Kementerian Pertanian kembali menghadiri panen raya jagung pada hari Selasa (5/3) di Desa Suwa’an Kecamatan Modung Kabupaten Bangkalan. Panen ini dihadiri oleh Bupati Bangkalan Abdul Latif Ali Imron, Dirjen Tanaman Pangan Sumarjo Gatot Irianto, Anggota Komisi IV DPR RI Yus Sudarso serta jajaran dinas baik Provinsi maupun Kabupaten.

Bupati Bangkalan Abdul Latif Ali Imron mengatakan, Kabupaten Bangkalan mempunyai potensi yang sangat besar dalam memberikan kontribusi terhadap penyediaan pangan di pulau Marian dura serta propinsi Jawa Timur. Kabupaten Bangkalan mempunyai luas baku lahan sawah sebesar 29.180 hektar dan luasan tegalan sebesar 62.618 hektar yang sangat berpotensi ditanami komoditas jagung.

Pada kesempatan itu ia menjelaskan, total produksi jagung di Kabupaten Bangkalan Tahun 2018 sebesar 132.874 ton PK dengan luas panen 60.097 Ha. Khusus Kecamatan Modung terutama di Desa Suwa’an, penanaman komoditas jagung varietas Bisi Dua mencapai luasan sebesar 228 hektar, dengan perkiraan produksi yang akan dihasilkan adalah 7 ton pipil per hektarnya.

“Jadi, panen bulan Maret 2019 untuk Desa Suwa’an produksi total yang akan diperoleh sebesar 1.596 ton PK,” tuturnya.

Menurutnya, Kabupaten Bangkalan mempunyai varietas jagung lokal kretek tambin yang sangat layak dikembangkan menjadi komoditas unggul lokal di Madura. Namun demikian, varietas jagung hibrida juga sudah mulai diminati oleh kelompok tani di Kabupaten Bangkalan karena produksinya yang lebih tinggi apabila dibandingkan dengan produksi jagung lokal.

“Saat ini, varietas yang dimanfaatkan adalah 70% jagung lokal, sementara jagung hibrida pemanfaatannya masih sebesar 30%. Jadi, masih ada peluang untuk memaksimal jagung hibrida di Kabupaten Bangkalan,” ungkap Latif.

Komitmen pemerintah Kabupaten Bangkalan dalam pencapaian peningkatan produksi jagung dalam rangka pencapaian swasembada pangan dibuktikan dengan membangun berbagai sarana prasarana produksi. Pemerintah Kabupaten Bangkalan sangat mengharapkan dukungan Kementan maupun Pemerintah Provinsi untuk mengalokasikan sarana prasarana pertanian, peningkatan sumber daya pertanian, alat alat mesin pertanian, benih dan pupuk, serta pestisida, agar komoditas pertanian yang hampir 80% diusahakan masyarakat di kabupaten bangkalan sebagai usaha pokok dapat mendatangkan penghasilan utama bagi masyarakat.

Sementara itu, Yus Sudarso selaku anggota Komisi IV DPR menyatakan apresiasi atas progress percepatan pembangunan di Madura yang telah dilakukan oleh Kementan. Ia berharap, kedepannya pemerintah Pusat dapat menjadikan modernisasi di Madura. Para pemangku kepentingan di wilayah Bangkalan agar bisa mengubah semangat petani untuk segera tanam setelah panen ini.

Gatot Irianto, Dirjen Tanaman Pangan pada kesempatan tersebut juga meminta Bisi menyerap jagung petani setelah panen tersebut. Disepakati akan dibeli jagung dengan harga Rp 2.900/kg untuk pipil kering panen dan harga Rp 3.800/kg untuk kadar air 17%.

Gatot meminta petani segera mengolah tanah dan menanam kembali setelah panen jagung ini. “Sebagai tambahan, akan diberikan bantuan pengering dan perontok jagung agar hasil jagung nanti semakin efisien,” ujar Gatot.

Potensi ladang di Bangkalan seluas 60 ribu ha sampai saat ini baru termanfaatkan untuk hibrida seluas 10 ribu ha. Melihat hal ini, Gatot menekankan agar bisa menambah luas tanam jagung minimal 25 ribu ha.

“Pembeli sudah ada, harga sudah pasti dan masih ada hujan. Jadi ini harus dilakukan percepatan tanam, apalagi potensinya masih sangat luas,” kata Gatot.

Untuk benih pilih sesuai kondisi setempat, terutama pilih benih yang terbukti tahan di lahan kering dan memberikan hasil optimal. Harus disadarkan bersama baik Dandim, Babinsa dan Dinas untuk segera tanam jagung.

“Kalau sudah banyak tanam jagung, kita perkuat pascapanennya jadi kita mampu memenuhi kebutuhan industri pakan secara kontinu,” pungkas Gatot.

Recent Posts

Kementerian UMKM Kawal Pemulihan Ekonomi Terdampak Bencana di Sumatera

MONITOR, Jakarta – Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) menegaskan komitmennya untuk mengawal pemulihan…

4 jam yang lalu

Rektor UIN Jakarta: Pengamanan Aset TKIP-SDIP Pamulang Adalah Mandat Negara, KBM Dijamin Aman

MONITOR, Tangerang Selatan – UIN Syarif Hidayatullah Jakarta bersama tim kuasa hukum menggelar konferensi pers…

18 jam yang lalu

Jelang Muktamar NU ke-35, JATMAN Gelar Istighatsah dan Manaqib Kubro di Tambakberas

MONITOR, Jombang – Ribuan jamaah thariqah berkumpul di Pondok Pesantren Al-Amanah 2 Bahrul Ulum, Tambakberas,…

20 jam yang lalu

Kemnaker Usulkan Penguatan Pedoman Kesempatan Kerja Inklusif ASEAN

MONITOR, Bangkok — Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) mengusulkan penguatan pedoman kesempatan kerja inklusif di kawasan ASEAN…

1 hari yang lalu

Gerak Cepat Usai Arahan Mentan Amran, SBM Kini Lebih Terjangkau bagi Koperasi Peternak

MONITOR, Jakarta – Arahan Menteri Pertanian (Mentan) sekaligus Kepala Badan Pangan Nasional, Andi Amran Sulaiman…

1 hari yang lalu

Kemnaker Tegaskan Sinergi dengan ILO Hadapi Perubahan Dunia Kerja

MONITOR, Bangkok – Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) menegaskan komitmennya untuk terus bersinergi dengan International Labour Organization…

2 hari yang lalu