Mantan Panglima TNI Gatot Nurmantyo
MONITOR, Jakarta – Mantan Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo belakangan ini membantah informasi dari jejaring sosial yang mengatasnamakan dirinya. Pesan berantai itu berisi hasutan dan informasi negatif terkait kondisi negara saat ini.
“Beredar pesan di Whatsapp yang mengatasnamakan saya. Saya tegaskan, informasi ini bukan dari saya! Ini adalah HOAX!” tegas Gatot Nurmantyo pagi ini, Selasa (5/3).
Ia juga meminta agar masyarakat berhenti untuk menyebarkan pesan-pesan hoax tersebut. “Mohon kiranya untuk berhenti menyebarkan pesan-pesan ujaran kebencian seperti ini,” pinta Gatot.
Dari informasi yang beredar, pesan berantai di aplikasi whatsapp mengatasnamakan Gatot, menyebut bahwa negara saat ini gemar menjual aset karena tak mampu lagi membayar utang ke China. Selain itu, dikatakan bahwa Indonesia nantinya akan menjadi tempat pertaruhan antara China dan Amerika.
Tak hanya itu, pesan tersebut menyudutkan pemerintahan Jokowi yang disebutnya telah memberikan peluang bagi warga China untuk menduduki posisi strategis di negeri ini. Bahkan pesan berantai itu mengajak masyarakat agar membiarkan Jokowi menyelesaikan tanggungjawabnya hanya sampai satu periode saja.
MONITOR, Jakarta – Keputusan Morgan Stanley Capital International memperpanjang periode evaluasi status pasar saham Indonesia…
MONITOR, Jakarta - Rektor UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta Prof. Noorhaidi Hasan, S.Ag., M.A., M.Phil., Ph.D.,…
MONITOR, Jakarta – Pemerintah terus memperkuat keberpihakan kepada usaha mikro dan kecil (UMKM) melalui penerbitan…
MONITOR, Jakarta - Wakil Ketua Komisi V DPR RI, Andi Iwan Darmawan Aras meyakini program…
MONITOR, Jakarta - Anggota Komisi XI DPR RI, Charles Meikyansah meyambut baik paket stimulus ekonomi…
MONITOR, Jakarta - PT Jasa Marga (Persero) Tbk bersama seluruh anak usahanya menggelar penanaman pohon…