JABAR-BANTEN

Manggis Indonesia Kembali Melenggang ke Negeri Tirai Bambu

MONITOR, Bogor – Bicara tentang manggis lokal, belum sah rasanya bila belum mencantumkan Kabupaten Bogor sebagai salah satu sentra manggis unggulan Indonesia. Rabu (27/2), bertempat di Desa Sukamaju, Kecamatan Cibungbulang berlangsung pelepasan ekspor 7 kontainer atau sekitar 126 – 140 ton buah manggis dengan negara tujuan China.

Dalam sambutannya, Bupati Bogor Ade Yasin menyampaikan bahwa capaian ekspor manggis dapat mengungkit perekonomian daerah dan mensejahterakan petani.

“Sesungguhnya masih banyak lagi komoditas unggulan pertanian kabupaten Bogor yang apabila ditangani secara sungguh-sungguh dapat menjadi penggerak perekonomian darah dan meningkatkan kesejahteaan petani,” ucap Ade.

Kabupaten Bogor merupakan salah satu sentra manggis di Jawa Barat dan telah berkontribusi terhadap ekspor manggis nasional. Manggis Kabupaten Bogor telah dilepas pada 2010 lalu dengan nama varietas Manggis Raya. Populasi pohon manggis tersebar di beberapa kecamatan sentra yaitu Leuwiliang, Leuwisadeng, Cigudeg, Jasinga, Nanggung, Sukajaya dan Sukamakmur dengan jumlah pohon menghasilkan sebanyak 272.211 pohon.

Pada acara peluncuran tersebut turut dilakukan penyerahan bibit varietas Manggis Raya dan sertifikat registrasi kebun secara simbolis kepada kelompok tani.

Terselenggaranya ekspor tersebut, Plt Direktur Buah dan Florikultura, Sri Wijayanti Yusuf menyampaikan apresiasi tinggi kepada Kabupaten Bogor. “Saya berharap pengembangan kebun manggis di Kabupaten Bogor tetap berpijak kepada kaidah GAP/SOP sehingga bisa menghasilkan buah manggis yang bermutu sesuai dengan permintaan pasar dan negara tujuan ekspor.”

Dirinya menjelaskan bahwa pasar impor di beberapa negara lain sebetulnya masih sangat terbuka. “Saya juga berharap agar dalam membangun kebun senantiasa menggunakan kaidah ramah lingkungan guna memelihara kelestarian alam,” jelas Sri.

Peluncuran ekspor manggis dilepas oleh Bupati Bogor dan disaksikan oleh Wakil Bupati Bogor, Wakil Ketua DPRD Kabupaten Bogor, Ditjen Hortikultura, Badan Karantina Pertanian, Kepala Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan Kabupaten Bogor, para kepala perangkat daerah lingkup Pemerintah Daerah Bogor, pimpinan BUMN, BUMD lingkup Kabupaten Bogor, para Camat Kabupaten Bogor dan petani manggis dari seluruh wilayah sentra manggis di kabupaten Bogor.

Recent Posts

Kebuntuan Arah Pembangunan Indonesia di Tengah Distorsi Program Populis dan Keterpurukan Moneter

Oleh:Ramadhan, M.A.(Ketua PB PMII Bidang Ekonomi dan Investasi) Pemerintahan era baru selalu datang dengan janji…

1 jam yang lalu

Benarkah Hantavirus Bisa Jadi Pandemi Baru? Ahli Epidemiologi UIN Jakarta Beri Penjelasan dan Imbauan Penting

MONITOR, Ciputat – Kemunculan informasi mengenai Hantavirus yang ramai diperbincangkan di media sosial memunculkan kekhawatiran…

2 jam yang lalu

55 Juta Peserta BPJS Tak Aktif, Komisi IX DPR Minta Tunggakan Iuran Rakyat Miskin Segera Diputihkan

MONITOR, Jakarta - Anggota Komisi IX DPR RI Nurhadi menyoroti pengelolaan kepesertaan Program Jaminan Kesehatan…

5 jam yang lalu

UU Polri Atur Penguatan Peran Kompolnas, Legislator: Dukung Pengawasan Eksternal Bagi Kepolisian

MONITOR, Jakarta - Anggota Komisi III DPR RI, Abdullah meyakini Undang-Undang tentang Perubahan Ketiga atas…

5 jam yang lalu

Komisi XI DPR: UU P2SK yang Baru Perkuat Tata Keuangan RI di Tengah Kemajuan Zaman

MONITOR, Jakarta - DPR RI telah mengesahkan Revisi Undang-Undang Nomor 4 Tahun 2023 tentang Pengembangan…

5 jam yang lalu

Warga Sangihe Terisolasi Akibat Gempa Dahsyat di Sulut, Puan Dorong Ketangguhan Bencana di Pulau Terluar

MONITOR, Jakarta - Ketua DPR RI Puan Maharani meminta Pemerintah segera menjangkau masyarakat terdampak gempa…

5 jam yang lalu