BISNIS

Dosen FEB-UHAMKA Sharing Penguatan Startup Digital bagi Mompreneur

MONITOR, Depok – Siapa sih yang tidak mau menjadi mompreneur yang sukses? Yang dapat membantu meringankan beban suami dalam memenuhi kebutuhan ekonomi keluarga dikala ekonomi keluarga mengalami pasang surut kehidupan. Itulah masalah yang kini dihadapi Ibu-Ibu Aisyiyah Depok.

Untuk mengatasi hal tersebut, FEB-UHAMKA bekerjasama dengan Pimpinan Cabang Aisyiyah Depok menyelenggarakan kegiatan pendampingan ekonomi digital bagi calon mompreneur dan yang sudah punya usaha. Acara tersebut diawali sambutan dari Ketua PD. Aisyiyah Depok, Ibu Heni. Ia menyampaikan kegembiraan atas acara ini.

“Saya sangat antusias dengan acara ini. Semoga terus berlanjut acaranya,” ujarnya dalam sambutannya.

Selanjutnya, Ibu Titin selaku Ketua PC. Aisiyah Depok, mengatakan, baginya acara ini memiliki konsen khusus dalam menopang perekonomian Ibu-Ibu.

Acara ini dihadiri lebih dari dua puluh lima orang pengurus dan simpatisan Aisiyah yang diadakan di ruang kelas pada hari Sabtu (16/02/2019). Pemateri pertama, Emaridial Ulza selaku dosen FEB-UHAMKA memaparkan tentang konsep ekonomi kreatif menjadi bekal Ibu-Ibu dalam membuka cakrawala berpikir maju dalam usaha.

“Banyak ibu-ibu yang ingin berjualan tapi tidak mengerti bagaimana caranya. Padahal konsep ekonomi digital sudah selayaknya digunakan,” kata lulusan Tomsk Polytechnique University Rusia.

Hal ini pula diteruskan penyampaian materi yang dijelaskan oleh Faizal Ridwan Zamzany selaku Ketua Program Studi Manajemen, baginya dalam penyampaian materi pentingnya memberikan membangun Startup di era digital. Dengan edukasi cara membuat Startup digital dapat meningkatkan potensi Ibu-Ibu dalam usaha. Materi ini berisi tentang bagaimana cara memanfaatkan waktu luang untuk berjualan lewat sosial media.

“Hari ini tak akan ada lagi Ibu-ibu Ibu yang nganggur. Alasannya sekarang mudah berjualan dengan sosial media.” kata Faizal yang juga Direktur Investasi DAPEN UHAMKA.

Recent Posts

Destigmatisasi Kekerasan Seksual pada Pesantren

SuwendiDosen Sekolah Pascsarjana UIN Jakarta Isu kekerasan seksual (KS) di lingkungan pesantren mendapat perhatian publik…

42 menit yang lalu

Pengembangan Kurikulum Berbasis Literasi Digital Perspektif Teknologi Pendidikan

Syukron Jamal (Mahasiswa S3 PJJ Teknologi Pendidikan Universitas Negeri Surabaya) Transformasi digital telah mengubah wajah…

1 jam yang lalu

Peringatan Hari Lahir Pancasila, 800 Warga Puncak Jaya Kirab Bendera 50 Meter

MONITOR, Puncak Jaya – Peringatan Hari Lahir Pancasila di Kabupaten Puncak Jaya, Provinsi Papua Tengah,…

1 jam yang lalu

Kementan Kawal Harga Ayam, Peternak Rakyat Jadi Prioritas

MONITOR, Jakarta - Kementerian Pertanian (Kementan) memperkuat langkah stabilisasi harga ayam hidup (live bird) di…

1 jam yang lalu

Kemnaker Fasilitasi 15 Skema Sertifikasi Kompetensi bagi Lulusan MagangHub

MONITOR, Jakarta — Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) bersama Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) memfasilitasi 15 skema sertifikasi…

2 jam yang lalu

12 Kloter Jemaah Haji Indonesia Telah Pulang ke Tanah Air, Kemenhaj Tegaskan Larangan Bawa Zamzam di Koper

MONITOR, Jakarta — Kementerian Haji dan Umrah Republik Indonesia menyampaikan bahwa jemaah haji Indonesia mulai…

2 jam yang lalu