MONITOR, Bandung – Sahabat Rakyat Indonesia (SRI) menyelenggarakan diskusi obrolan pilpres 2019 yang dikemas dalam acara kongkow kaum muda dengan menghadirkan peserta dari perempuan millenial, tema “Partisipasi Perempuan Millenial Dalam Mengawal Pemil2019”.
Menghadirkan narasumber Antik Bintari (Akademisi), Kirana Larasati (Politisi Muda dan juga Artis).
Dalam kesempatan itu Akademisi UNPAD Antik Bintari meyakini suara milenial dalam Pemilu 2019 masih menjadi swing voter. Hingga dua bulan jelang pencoblosan mereka belum menentukan pilihan akan kemana.
Hal itu disampaikan dalam diskusi perempuan millenial yang digelar Sahabat Rakyat Indonesia (SRI) di cafe Banyu leisure kota Bandung Sabtu, 9 Februari 2018,
Sementara itu, Perempuan Millenial Tim Sahabat Rakyat Indonesia Kota Bandung Sari Lestia berharap bahwa perempuan millenial di pilpres 2019 harus memilih Jokowi karena keberpihakan Presiden Jokowi terhadap perempuan sangat jelas pada kabinet kerja pemerintahan Jokowi.
“Keberpihakan Jokowi terhadap perempuan sangat besar terutama dalam melibatkan perempuan – perempuan hebat di kabinetnya, ada Sri Mulyani, Ibu Susi, dan lain sebagainya”.
Politisi Muda PDI-P, Kirana Larasati pada diskusi yang digelar Sahabat Rakyat Indonesia dengan tema “Partisipasi Perempuan Milenial Dalam Mengawal Pemilu 2019”,
“Peran perempuan di politik masih minim, karena tidak adanya minat pada hal tersebut. Sehingga akhirnya dunia politik lebih banyak diisi oleh kaum laki-laki,”
MONITOR, Jakarta - Ketua DPR RI Puan Maharani menghadiri upacara peringatan ke-80 Hari Bhayangkara Tahun…
MONITOR, Jakarta - Anggota Komisi IX DPR RI, Netty Prasetiyani Aher, menyampaikan duka cita mendalam…
MONITOR, Jakarta - Anggota Komisi II DPR Muhammad Khozin meminta pemerintah pusat untuk segera mengkonkretkan…
MONITOR, Jakarta - Memperingati Hari Bhayangkara ke-80, analis intelijen, pertahanan, dan keamanan, Dr. Ngasiman Djoyonegoro…
MONITOR, Jakarta - Ketua DPR RI Puan Maharani menyampaikan belasungkawa menyusul meninggalnya 5 orang peserta…
Oleh: Zizah Nurazizah (Mahasiswa Magister Manajemen Pendidikan Universitas Pamulang) Dunia pendidikan kita hari ini sedang…