POLITIK

Tiba di Bengkulu, Sandi Ingin Kunjungi Rumah Pengasingan Bung Karno

MONITOR, Bengkulu – Cawapres nomor urut 02 Sandiaga Salahuddin Uno baru saja mendarat di Bengkulu. Mengenakan kaos warna biru, Sandi tampak bahagia menyapa masyarakat yang menyambutnya di Bandara Fatmawati Soekarno.

“Pueng tu pagi, Bengkulu! Baru saja kami tiba di Bandar Udara Fatmawati Soekarno,” ujar Sandi pagi ini, Sabtu (9/2).

Mantan Wagub DKI ini mengungkapkan, dirinya tak sabar untuk mencicipi kuliner khas Bengkulu. Selain itu, ia mengungkapkan agendanya ingin melakukan napak tilas di rumah pengasingan Bung Karno.

“Siap untuk sarapan pagi, menyicip kuliner khas kota ini dan dilanjuti dengan napak tilas ke rumah pengasingan Bung Karno,” pungkasnya.

Recent Posts

Dirut LPDB Ajak Daerah Perkuat Ekonomi Kreatif Berbasis Koperasi

MONITOR, Jakarta - Direktur Utama LPDB Koperasi, Krisdianto, secara resmi membuka kegiatan Pekan Kreatif Nusantara (PKN)…

25 menit yang lalu

Fokus pada Pertumbuhan Berkelanjutan, Jasa Marga Kembali Tembus Fortune Southeast Asia 500 Tahun 2026

MONITOR, Jakarta - PT Jasa Marga (Persero) Tbk kembali memperoleh pengakuan di kancah internasional dengan masuk…

2 jam yang lalu

Hadapi Kemarau 2026, Kementan Genjot Percepatan Semai, Olah Lahan dan Tanam Padi

MONITOR, Sukabumi - Kementerian Pertanian (Kementan) secara masif meluncurkan Gerakan Percepatan Semai, Olah Lahan, dan…

6 jam yang lalu

17 Jemaah Haji Jombang Mendapatkan Bantuan dari UEA

MONITOR, Jombang — Kementerian Haji dan Umrah terus mengawal fase kepulangan jemaah haji Indonesia hingga…

10 jam yang lalu

Puan: Pemulihan Pascagempa Sulteng Harus Berorientasi pada Pemulihan Kehidupan Warga

MONITOR, Jakarta - Ketua DPR RI Puan Maharani menyampaikan keprihatinan atas musibah gempa bumi besar…

11 jam yang lalu

Jasa Marga Intensifkan Preservasi Rutin Jalan Tol untuk Tingkatkan Kelancaran, Keamanan dan Kenyamanan Perjalanan

MONITOR, Jakarta - Mengantisipasi lonjakan pengguna jalan pada periode libur sekolah, PT Jasa Marga (Persero)…

1 hari yang lalu