PENDIDIKAN

DPR: Penerima Beasiswa Bidikmisi Harus Tepat Sasaran

MONITOR, Jakarta – Tim Panja Kelembagaan dan Akreditasi Program Studi Perguruan Tinggi Komisi X DPR RI memastikan bahwa calon penerima beasiswa bidikmisi harus tepat sasaran. Tim Panja ini mengawasi permasalahan Bantuan Operasional Perguruan Tinggi Negeri (BOPTN) yang berjalan di Universitas Negeri Tidar (UNTIDAR) dan Universitas Muhammadiyah Magelang.

“Calon penerima beasiswa bidikmisi haruslah tepat sasaran yakni bagi mereka yang tidak mampu secara ekonomi tetapi memiliki potensi akademik yang baik,” tegas Anggota Komisi X DPR RI Laila Istiana, Rabu (6/2).

Politisi Partai Amanat Nasional (PAN) ini membeberkan bahwa ada salah satu dari dosen UNTIDAR yang menyampaikan tentang program beasiswa bidikmisi yang disinyalir bermasalah karena mendapatkan daftar calon penerima beasiswa bidikmisi aspirasi tersebut dari Anggota Komisi X DPR RI.

“Perlu saya luruskan disini, Anggota DPR RI mempunyai hak mengusulkan karena ini ada payung hukumnya dalam UU MD3, yaitu memperjuangkan aspirasi dari daerah pemilihan masing-masing. Jadi ini sah secara hukum dengan aturan yang berlaku,” tegas legislator dapil Jateng itu.

Laila melanjutkan, Komisi X DPR RI menerima aspirasi calon mahasiswa yang kurang mampu tetapi memiliki potensi akademik yang baik sehingga ini sudah tepat sasaran. Setelah mengantongi nama calon penerima beasiswa tersebut, Komisi X menyerahkan ke Perguruan Tinggi Negeri dan Perguruan Tinggi Swasta untuk diverifikasi.

“Nah keluh kesah dari UNTIDAR ini yang membuat kami sangat kecewa. Selama ini saya dan teman-teman (Anggota DPR RI) mendapat masukan bahwa usulan yang berasal dari Universitas yang bersangkutan justru yang tidak tepat sasaran, karena kenal dengan dosen, struktural, sehingga yang mendapatkan beasiswa adalah yang terdekat dari mereka,” tandas Laila.

Recent Posts

Kemenhaj Buka Opsi Maskapai Alternatif untuk Tekan BPIH 2027

MONITOR, Jakarta - Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) RI membuka opsi penggunaan maskapai alternatif dalam…

2 jam yang lalu

Rekor Pendaftar Terbanyak: 3.420 Abstrak Bersaing Ketat di AICIS+ 2026, 384 Naskah Lolos Seleksi

MONITOR, Jakarta - Kementerian Agama Republik Indonesia melalui Direktorat Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam (Diktis), Direktorat…

5 jam yang lalu

Kemnaker Minta Peserta MagangHub Batch 2 Tertib Administrasi

MONITOR, Jakarta — Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) meminta peserta MagangHub Batch 2 Angkatan II tertib memenuhi…

6 jam yang lalu

Menteri UMKM Ajak Mahasiswa Jadi Pencipta Solusi melalui Kewirausahaan

MONITOR, Bandung - Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Maman Abdurrahman mengajak mahasiswa mengembangkan…

6 jam yang lalu

Panen Demplot ExtraGen di Malang Tembus 12,5 Ton per Hektare, Pemkab Siapkan Pengembangan Lebih Luas

MONITOR, Malang - Pemerintah Daerah Kabupaten Malang bersama PT Indoraya Mitra Persada 168 (IMP 168)…

21 jam yang lalu

Kemenag RI Turun Tangan di GKPI Mauk Sepatan, Gembok Dikembalikan dan Jamin Kebebasan Beribadah

MONITOR, Tangerang — Kementerian Agama RI melalui Staf Khusus Menteri Agama RI, Gugun Gumilar, turun…

1 hari yang lalu