Ketua DPR: Pemda Harus Pro Aktif Antisipasi Bencana Alam

1011
Ketua DPR RI Bambang Soesatyo di kompleks parlemen (dok: IG)

MONITOR, Jakarta – Ketua DPR RI Bambang Soesatyo berulang kali mengimbau aparatur pemerintah daerah di sejumlah provinsi untuk pro aktif mengantisipasi berbagai kemungkinan terburuk akibat bencana alam. Akhir-akhir ini, bencana gempa bumi, banjir dan tanah longsor, angin kencang hingga guguran lava akibat aktivitas gunung berapi terus menghantui sejumlah daerah.

Bamsoet, demikian panggilannya, meminta aparatur pemda harus fokus pada upaya pendampingan dan penyelamatan warga di lokasi-lokasi yang berpotensi terjadinya bencana.

“Untuk kepentingan itu, aparatur pemda hendaknya aktif berkomunikasi dengan para petugas BPPTKG (Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi) setempat guna  melihat berbagai kemungkinan, termasuk kegiatan mitigasi bencana,” kata Bamsoet, dalam keterangan persnya baru-baru ini.

Secara khusus, Bamsoet memberi perhatian pada warga di sejumlah desa Kepulauan Mentawai, Sumatera Barat. Hingga Sabtu (02/2/2019) pekan lalu, Kepulauan Mentawai diguncang gempa bumi beruntun. Warga yang cemas memilih tidur di luar rumah. Situasi seperti itu tentunya memprihatinkan. Terutama untuk anak-anak dan para lansia. Pemda setempat perlu memberi dukungan kepada warga dalam bentuk pendirian tenda.

Situasi di Kota Manado, Sulawesi Utara, juga mendapat perhatian legislator Partai Golkar itu. Banjir dan tanah longsor di Manado menyebabkan sebagian warga kota itu tidak nyaman. Bamsoet mengapresiasi gerak cepat aparat Pemerintah Daerah Sulut meringankan penderitaan korban banjir dan tanah longsor.

“Aparatur Pemda Sulut pun masih harus mewaspadai perkembangan gunung api Karangetang di Kabupaten Kepulauan Siau Tagulandang Biaro (Sitaro) yang terus menyeburkan lava. Fakta mengenai guguran lava itu hendaknya mendorong aparatur Pemda mengevakuasi warga di lereng gunung,” pesan Bamsoet.