PSI Tuding Prabowo Stres Hadapi Debat, Begini Pembelaan Demokrat

Sekretaris Jenderal Partai Demokrat Hinca Panjaitan (dok: Rangga Monitor)

MONITOR, Jakarta – Capres nomor urut 02 Prabowo Subianto sempat kondisi kesehatannya menurun. Hal ini tak luput dari pengamatan Wakil Sekretaris TKN Jokowi-Ma’ruf, Raja Juli Antoni.

Toni, demikian sapaannya, menduga faktor Prabowo sakit karena sedang stres menghadapi debat capres putaran kedua karena tak lagi mendapatkan kisi-kisi dari Komisi Pemilihan Umum (KPU).

“Kami menduga bahwa beliau sakit karena mengetahui informasi tidak akan lagi mendapatkan kisi-kisi debat dari KPU. Jadi mungkin beliau agak sedikit stres. Kita doakan semoga Pak Prabowo cepat sembuh,” kata Toni dalam keterangannya, Jumat (1/2).

Sontak, pernyataan tersebut menuai kritikan dari kubu oposisi. Sekjen DPP Demokrat Hinca Panjaitan pun angkat bicara. Melalui keterangan tertulisnya, Hinca meminta agar Toni turut mendoakan kesehatan Prabowo.

“R.J. Antoni. Sekjen yang terhormat.
Bro, mendoakan beliau saja sudah cukup. Agar pulih, sehat,” tukas Hinca Panjaitan.

Politikus asal Asahan Medan ini bahkan menyindir, alasan Sekjen PSI yang memprediksi faktor kondisi kesehatan Prabowo itu dengan jabatannya.

“Saya belum tau, jabatan sekjen partai apa diberi kemampuan khusus untuk mendiagnosis sebab suatu penyakit? Saya belum cukup pandai untuk itu. Semoga bro selalu sehat. Fisik dan “akal” nya,” tandasnya.