Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Fadli Zon (dok: Rangga Monitor)
MONITOR, Jakarta – Waketum DPP Partai Gerindra Fadli Zon tampaknya kecewa atas keputusan pemerintah mengkaji ulang wacana pembebasan terpidana kasus terorisme, Abu Bakar Ba’asyir.
Apalagi Menko Polhukam Wiranto tadi malam, Senin (21/1), resmi mengumumkan akan mengkaji kembali wacana pembebasan Ba’asyir dan menimbang ulang berbagai macam aspek. Padahal, sebelumnya Presiden Joko Widodo berjanji akan membebaskan Ba’asyir dari LP Gunung Sindur karena faktor kemanusiaan.
Fadli Zon lantas mempertanyakan wewenang dan kekuasaan Jokowi yang mendapatkan koreksi terbuka dari menterinya.
“Kok bisa Presiden dikoreksi oleh menterinya secara terbuka. Jadi siapa berkuasa?” ujar Fadli mempertanyakan, sebagaimana dikutip MONITOR dari laman resmi Twitternya, Selasa (22/1).
Saking kecewanya, Wakil Ketua DPR RI ini mengingatkan, jangan sampai Jokowi hanya dijadikan boneka oleh para anak buahnya.
“Jangan sampai jadi boneka,” cibir Fadli Zon mengingatkan.
MONITOR, Cikampek — Arus balik Idulfitri 1447 H/2026 dari wilayah Timur Trans Jawa menuju Jakarta masih…
MONITOR, Jakarta — Menteri Ketenagakerjaan (Menaker), Yassierli, menegaskan pentingnya peningkatan kualitas layanan publik di Kementerian Ketenagakerjaan…
MONITOR, Jakarta - Lembaga Studi Anti Korupsi (LSAK) mendorong Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk memperluas…
MONITOR, Jakarta - Hingga akhir periode arus mudik dan Balik Hari Raya Idulfitri 1447H/2026, Jasa…
MONITOR, Jakarta - Gerakan Kebangkitan Baru Nahdlatul Ulama (GKB-NU) mengutuk keras serangan artileri Israel menghantam…
MONITOR, Jakarta – Ketua Dewan Nasional SETARA Institute, Hendardi, menilai pembentukan Tim Gabungan Pencari Fakta…