PERTANIAN

Mencicipi Telur Hasil Ayam Bantuan Program BEKERJA

MONITOR, Tasikmalaya – Bantuan Ayam Kampung Petelur Unggul dari Kementerian Pertanian (Kementan) untuk Rumah Tangga Miskin (RTM) di Kab. Tasikmalaya, Jawa Barat mulai menunjukkan hasilnya.

Menteri Pertanian (Mentan) Amran Sulaiman, Jumat (11/1) pagi datang ke Desa Kiara Kiarajangkung, Kec. Sukahening, Kab. Tasikmalaya, Jawa Barat, untuk mencicipi telur hasil ayam kampung unggul bantuan Pemerintah.

Karena sudah menunjukkan hasil, Menteri Amran sekaligus mengkampanyekan Gerakan Makan Telur Ayam, sebagai upaya peningkatan asupan gizi RTM khususnya di Tasikmalaya.

Ratusan siswa siswi Sekolah Dasar dan Santri dari beberapa Pondok Pesantren di sekitar lokasi, ikut mencicipi telur hasil panen ayam kampung bantuan yang merupakan bagian dari program Bedah Keluarga Rakyat Sejahtera (BEKERJA).

Menteri Pertanian Andi Amran bersama siswa saat mencicipi telur hasil program ‘BEKERJA’ di Desa Kiara Kiarajangkung, Kec. Sukahening, Kab. Tasikmalaya, Jawa Barat

“Kami datang untuk memastikan bantuan 6 bulan lalu apakah sudah ada hasilnya? Ternyata alhamdulillah. Karena sudah menunjukkan hasil, bantuan kami tambah 2 juta ekor tahun ini. Sehingga pendapatan masyarakat miskin bisa meningkat,” ujar Menteri Pertanian Amran Sulaiman di hadapan warga yang hadir, termasuk RTM, para penyuluh, kelompok tani, Badan Usaha Milik Desa (Bumdes) dan santri.

Amran menambahkan, bantuan ini merupakan perintah Presiden Jokowi sebagai program pengentasan kemiskinan Pemerintah. Program bantuan sudah berjalan empat tahun.

“Dan ini (2019) adalah tahun kelima Pemerintah menyalurkan bantuan pertanian. Khusus untuk Jawa barat saja berkisar Rp 8-10 triliun,” tegas Amran.

Harapan Peternak RTM Pada Ayam Kampung Petelur Unggul Bantuan

Peternak RTM di Kampung Cipalegor, Desa Kiara Jangkung, Kec. Sukahening sangat merasakan manfaat bantuan Ayam Kampung Petelur Unggul Pemerintah.

Adang Suparno, salah satu penerima bantuan dari kampung Cipalegor Desa Kiara Jangkung, Kec. Sukahening meyakini, ayam bantuan akan meningkatkan taraf hidup dengan pemberdayaan sumberdaya lokal.

“Sangat membantu sekali. Ayam yang diberikan enam bulan lalu, empat bulan kemudian sudah mulai bertelur. Pada waktu bertelur berikutnya kami akan usahakan agar bisa ditetaskan,” ujar Adang.

Dalam kunjungan kerjanya, Menteri Amran memang sekaligus menyerahkan bantuan berupa mesin tetas sejumlah 96 unit kepada 48 Badan Usaha Milik Desa (BUMDES) di Kab. Tasikmalaya. Kementan ingin memastikan usaha pengembangan program BEKERJA Ayam Kampung Petelur Unggul berkelanjutan.

Menteri Pertanian Andi Amran bersama warga saat mencicipi telur hasil program ‘BEKERJA’ di Desa Kiara Kiarajangkung, Kec. Sukahening, Kab. Tasikmalaya, Jawa Barat

Untuk diketahui bantuan hampir 600 ribu ekor ayam program BEKERJA di Tasikmalaya, diberikan kepada 11 ribu lebih RTM. Pemerintah memproyeksikan akan bermunculan desa-desa Mandiri Bibit Ayam Kampung Unggul.

Setiap RTM menerima 50 ekor ayam yang dilengkapi dengan kandang sederhana, pakan untuk pemeliharaan selama 6 bulan, pelayanan vaksin dan obat hewan, serta pendampingan secara intensif (Bimbingan Teknis-Bimtek, dan pelatihan Training of Trainer-ToT).

Bantuan Komoditas Hortikultura dan Perkebunan

Selain ayam ternak, bantuan juga diberikan untuk komoditas hortikultura dan perkebunan. Di antaranya ; 1. Sarana produksi manggis meliputi bibit, pupuk organik, pupuk NPK, dan pupuk hayati; 2. Sarana produksi pepaya meliputi bibit pepaya dan pupuk organik ; 3. Sarana produksi jagung manis meliputi benih,pupuk organik, pupuk dan pupuk hayati ; 4. Sarana produksi kacang panjang meliputi benih, pupuk organik dan pupuk hayati ; 5. Bibit kopi Arabica ; 6. Sarana alat mesin pertanian meliputi cultivator, handspray, rotary, tractor roda 2, tractor roda 4, dan pompa air.

Recent Posts

Kementerian UMKM Perkuat Ekosistem Wirausaha Sulsel melalui Bursa Wirausaha Unggulan

MONITOR, Makassar — Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) memperkuat ekosistem kewirausahaan daerah melalui…

2 jam yang lalu

Dari Aspirasi Komunitas Tuli hingga Masuk MTQ Nasional, Kemenag Terus Kembangkan Al-Qur’an Isyarat

MONITOR, Semarang - Pengembangan Al-Qur’an Isyarat di Indonesia terus bergerak maju, mulai dari aspirasi komunitas…

4 jam yang lalu

Menteri Agama Lantik Dirjen Pesantren Pertama dan Empat Rektor PTKN

MONITOR, Jakarta – Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar melantik Direktur Jenderal (Dirjen) Pesantren pertama serta empat…

7 jam yang lalu

Kemnaker: UU PPRT Perjelas Hak dan Kewajiban Pekerja Rumah Tangga

MONITOR, Jakarta — Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) menegaskan bahwa Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2026 tentang Pelindungan Pekerja…

9 jam yang lalu

Kemenhaj Luncurkan Hotline Pengaduan “Bongkar Mafia Haji dan Umrah” untuk Perkuat Perlindungan Jemaah

MONITOR, Jakarta — Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) meluncurkan hotline pengaduan “Bongkar Mafia Haji dan…

10 jam yang lalu

Menag Raih Penghargaan Bali Top Hospitality Leader in Religious Tourism Development

MONITOR, Jakarta - Menteri Agama Nasaruddin Umar mendapat penghargaan di bidang pengembangan pariwisata keagamaan. Menag…

12 jam yang lalu