Rizaldi Adrian tekankan Pentingnya Penataan RTH di Bandar Lampung

1035
RTH Bandar Lampung

MONITOR, Bandar Lampung – Memasuki bulan Januari hingga Februari curah hujan mengalami peningkatan dan baru kembali normal pada bulan Maret. Kondisi ini menyebabkan daerah seperti Bandar Lampung seringkali mengalami bencana alam berupa banjir. Meski daerah yang terdampak bervariatif, tetap saja banjir menjadi persoalan rutin fi Kota Tepis Berseri ini.

Tahun ini ota Bandar Lampung kembali mengalami masalah banjir. kali ini menimpa masyarakat sepanjang jalan Nusa Indah, Kelurahan Waydadi Baru,tinggi Kecamatan Sukarame, Kota Bandar Lampung. Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memprediksi intensitas curah hujan di Kota Bandar Lampung meningkat selama Januari hingga Februari.

Merespon hal tersebut, Rizaldi Adrian Calon Anggota Legislatif DPRD Provinsi Dapil I mengungkapkan dirinya prihatin dengan persoalan banjir di Bandar Lampung yang hampir terjadi setiap tahunnya. Hujan dengan intenditas sedang saja sudah mampu menimbulkan genangan air di beberapa tempat.

Dinas Lingkungan Hidup dan Tata Kota menjelaskan salah satu penyebab terjadinya banjir adalah kurangnya Ruang Terbuka Hijau (RTH) di Kota Bandar Lampung.

“Persoalan banjir ini sudah seperti menu wajib yang setiap tahun terulang di Kota Bandar Lampung. Harus segera diselesaikan bersama agar masalah seperti ini tidak terulang lagi dikemudian hari” ucapnya pada wartawan di Bandar Lampung, (9/1/2019).

Selain itu Caleg dari Partai Gerindra yang merupakan Pemuda Asli Bandar Lampung tersebut menambahkan pemkot seharusnya membenahi dan mengembalikan fungsi taman dan hutan kota yang merupakan RTH.

“Ruang terbuka hijau seperti taman memiliki peran penting apalagi untuk kota besar seperti Bandar Lampung yang padat penduduk. Selain menjadi tempat bertemunya dan interaksi warga kota, Taman juga bisa meminimalisir terjadinya banjir” tutupnya.